Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Tiongkok Xi Jinping mengumumkan peluncuran dana senilai 1,5 miliar yuan (sekitar Rp3,3 triliun) untuk mendukung perlindungan keanekaragaman hayati di negara-negara berkembang, Selasa (12/10).
Xi menyampaikan pidato secara virtual pada KTT keanekaragaman hayati COP15 di Kunming, Tiongkok, di mana para diplomat, ilmuwan, dan ahli konservasi bertemu dengan tujuan membentuk kesepakatan global untuk menghentikan dan memperbaiki kerusakan alam.
"Negara berkembang membutuhkan bantuan dan dukungan, dan solidaritas harus diperkuat untuk memungkinkan negara berkembang mendapat keuntungan dengan cara yang lebih adil," kata Xi.
Presiden Xi mengatakan kontribusi Tiongkok untuk Dana Keanekaragaman Hayati Kunming akan dimulai dari 1,5 miliar yuan dan kontribusi pihak lain disambut baik.
Dia juga mengumumkan rencana untuk mengonsolidasikan sistem taman nasional di Tiongkok, proyek pertama yang akan melindungi lahan seluas 230.000 km persegi.
Daerah ini adalah rumah bagi hampir 30 persen spesies satwa liar darat utama yang ada di Tiongkok, kata Xi.
Para ahli memperingatkan bahwa upaya China untuk melestarikan keanekaragaman hayati di dalam negeri belum diimbangi dengan upaya untuk membersihkan rantai pasokan globalnya atau memulai investasi berkelanjutan di luar negeri.
Li Shuo, penasihat iklim senior di Greenpeace Tiongkok, mengatakan dana tersebut "harus mendorong pembicaraan yang sangat dibutuhkan tentang pendanaan keanekaragaman hayati". “COP15 perlu melihat negara-negara donor dari negara maju berkontribusi dalam hal ini,” kata dia.
Menurut para ahli, dibutuhkan sekitar US$1 triliun (sekitar Rp14.197 triliun) per tahun untuk membangun rantai pasokan yang berkelanjutan dan membantu negara-negara melindungi alam dengan cara lain.
Perkiraan tersebut jauh lebih banyak dibandingkan US150 miliar (sekitar Rp2.129 triliun) dana yang dihabiskan untuk upaya serupa pada 2019. (Ant/OL-12)
Presiden Tiongkok Xi Jinping memperingatkan runtuhnya tatanan internasional. Simak dampak geopolitik terhadap portofolio investasi dan aset alternatif.
Donald Trump menyatakan telah membuka Selat Hormuz secara permanen dan mengklaim ada kesepakatan dengan China terkait Iran. Situasi geopolitik masih memanas.
PM Spanyol Pedro Sanchez meminta Tiongkok gunakan pengaruhnya untuk hentikan konflik di Iran dan Ukraina di tengah ancaman blokade Selat Hormuz oleh Trump.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kunjungi Tiongkok untuk perkuat dagang di tengah ketegangan dengan AS. Spanyol dipandang sebagai gerbang strategis ke pasar global.
Sebelum bertemu Xi Jinping di Beijing, Cheng juga mengunjungi Shanghai pada 8-9 April 2026 untuk menyaksikan perkembangan teknologi dan industri di kota tersebut.
Presiden AS Donald Trump resmi umumkan jadwal kunjungan ke Tiongkok untuk bertemu Xi Jinping. Kunjungan pertama dalam 10 tahun ini sempat tertunda akibat krisis Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved