Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Keamanan (DK) PBB akan menggelar pertemuan virtual pada Minggu (16/5) untuk membahas meningkatnya ketegangan antara Israel dan Palestina.
Amerika Serikat (AS), yang mengeblok pertemuan, yang sebelumnya dijadwalkan pada Jumat (14/5) dan mengusulkan agar pertemuan itu digelar pekan depan, akhirnya menyetujui pertemuan, yang diminta oleh Tunisia, Norwegia, dan Tiongkok itu, digelar pada Minggu (16/5).
AS, Kamis (13/5), mengatakan memilih memberi waktu untuk menyelesaikan konflik antara Israel dan Palestina itu melalui jalur diplomasi.
Baca juga: Pasukan Israel Invasi Jalur Gaza
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berkilah bahwa 'Negeri Paman Sam' itu tidak menolak pertemuan DK PBB soal konflik Israel dan Palestina namun menghendaki pertemuan itu tidak digelar dalam waktu dekat.
"Kami terbuka dan sangat mendukung diskusi terbuka di PBB," ujar Blinken di Washington.
"Saya rasa pertemuan itu bisa digelar di awal pekan depan. Hal itu, saya harap, akan memberi waktu agar diplomasi bisa berkerja," imbuhnya, sebelum DK PBB menyepakati menggelar pertemuan pada Minggu (16/5).
AS, sekutu utama Israel, membela serangan mematikan 'Negeri Yahudi' itu terhadap militan Palestina Hamas yang menguasai Jalur Gaza.
Namun, pemerintahan Presiden Joe Biden juga menyuarakan kekhawatirannya mengenai korban warga sipil dan mendesak Israel untuk menghentikan penggusuran warga Palestina di Jerusalem, hal yang memicu ketegangan antara kedua pihak.
Blinken, Rabu (12/5), berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Adapun utusan khusus AS Hady Amr, Kamis (13/5), telah bertolak ke Jerusalem.
"AS berusaha mengakhiri kekerasan yang membahayakan nyawa warga, termasuk anak-anak dan perempuan," ujar Blinken.
Di Gaza, lebih dari 100 orang dilaporkan tewas sejak Senin (10/5), termasuk 27 anak-anak, dan lebih dari 580 lainnya terluka dalam serangan udara Israel.
Di Israel, tujuh orang tewas sejak Senin (10/5), termasuk seorang anak berusia 6 tahun yang rumahnya terhantam roket. (AFP/OL-1)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Rusia memveto rancangan resolusi DK PBB terkait Selat Hormuz yang diajukan negara Timur Tengah. Moskow dan Tiongkok siapkan draf tandingan yang lebih seimbang.
Sumber diplomatik juga menyebutkan bahwa perbedaan pandangan tidak hanya terjadi di antara anggota tetap, tetapi juga di antara 10 anggota tidak tetap Dewan Keamanan.
Dewan Keamanan PBB dijadwalkan melakukan voting resolusi Selat Hormuz guna mengamankan jalur navigasi internasional dari ancaman blokade dan serangan.
Mereka juga menyerukan agar semua pihak menahan diri dari tindakan yang dapat membahayakan penjaga perdamaian.
INDONESIA menyerukan pertemuan darurat DK PBB dan mendesak penyelidikan yang cepat, menyeluruh, serta transparan terkait gugurnya anggota asal Indonesia di UNIFIL.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved