Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AMUNISI yang ditembakkan pemberontak Huthi Yaman melukai lima warga sipil di suatu desa perbatasan di selatan Arab Saudi. Media pemerintah setempat melaporkan itu, Selasa (2/3). Itu merupakan korban terbaru di pihak kerajaan dari tembakan lintas perbatasan.
Proyektil itu menghantam jalan umum di provinsi selatan Jizan pada Senin (1/3). Akibatnya, tiga warga Saudi dan dua warga Yaman terluka. Ini disampaikan pertahanan sipil Saudi seperti dikutip oleh kantor berita resmi SPA.
Dua rumah, satu toko kelontong, dan tiga kendaraan juga rusak. Kedutaan Besar AS di Riyadh mengutuk tembakan lintas batas itu dan meminta kaum Huthis untuk berhenti menyerang warga sipil tak berdosa dan terlibat dalam proses diplomatik untuk mengakhiri konflik ini.
Pemberontak tidak segera mengklaim bertanggung jawab. Pemberontak yang didukung Iran telah meningkatkan serangan terhadap kerajaan itu dalam beberapa pekan terakhir. Mereka meningkatkan serangan untuk merebut benteng terakhir Marib milik pemerintah Yaman yang didukung Saudi.
Pada Sabtu (27/2), ledakan keras mengguncang ibu kota Riyadh ketika koalisi yang dipimpin Saudi mengatakan itu merupakan penggagalan serangan rudal Huthi. Pecahan peluru pun menghujani rumah-rumah warga sipil.
Tidak ada korban yang dilaporkan tetapi setidaknya satu rumah sipil rusak, kata televisi pemerintah Al-Ekhbariya.
Secara terpisah, koalisi mengatakan pihaknya mencegat enam drone Huthi yang menargetkan kerajaan pada Sabtu, termasuk kota-kota selatan Khamis Mushait dan Jizan.
Perang saudara Yaman yang berlangsung selama enam tahun mengadu domba pemberontak yang didukung Iran melawan pemerintah yang diakui secara internasional dan didukung koalisi militer pimpinan Saudi.
Konflik parah itu merenggut puluhan ribu nyawa dan jutaan orang mengungsi, menurut organisasi internasional. Ini memicu yang disebut PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Pada Senin, Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan tentang hukuman mati kepada Yaman akibat bantuan yang diperoleh hanya US$1,7 miliar (Rp24,3 triliun). Pertemuan negara-negara anggota menghasilkan bantuan kurang dari setengah target awal sebesar US$3,85 miliar yang dibutuhkan untuk mencegah kelaparan yang menghancurkan. (AFP/OL-14)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
PBB menduga penggunaan IED dalam insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI di Libanon Selatan. Simak kronologi dan identitas korban di sini.
PBB tengah menyelidiki serangan yang menyebabkan gugurnya tiga personel TNI di UNIFIL Lebanon. Hasil investigasi akan segera diumumkan.
Diplomat PBB Mohamad Safa mengundurkan diri dan mengungkap kekhawatiran skenario penggunaan senjata nuklir terhadap Iran di tengah ketegangan global.
Indonesia desak PBB usut tuntas serangan Israel di Lebanon Selatan yang menewaskan 3 prajurit TNI UNIFIL. Simak kronologi dan tuntutan hukum RI di DK PBB.
Iran menuding Amerika Serikat dan Israel melakukan aksi terorisme dan pembunuhan terencana terhadap Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved