Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Senin (22/2), mengatakan bahwa negaranya bisa meningkatkan pengayaan uranium hingga 60% jika diperlukan.
Pernyataan Ayatollah Ali Khamenei datang menjelang tenggat waktu yang ditetapkan oleh parlemen Iran untuk membatasi beberapa inspeksi oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA), kecuali sanksi AS dicabut pada Minggu.
Kemudian, Duta Besar Iran untuk Badan PBB, Kazem Gharibabadi, mengatakan pembatasan baru akan berlaku mulai tengah malam (20.30 GMT). "Instruksi yang diperlukan telah dikeluarkan untuk fasilitas nuklir," katanya.
"Kami akan bertindak ke titik yang dibutuhkan dan negara mengharuskan. Kami bisa meningkatkan pengayaan hingga 60 persen untuk propelan nuklir dan keperluan lainnya," kata Khamenei.
Itu akan jauh melampaui batas 3,67% yang diterima Iran berdasarkan kesepakatan 2015, tetapi masih kurang dari 90% atau lebih yang dibutuhkan untuk sebuah bom atom.
"Republik Islam tidak akan mundur pada masalah nuklir dan akan terus melanjutkan apa yang dibutuhkan negara untuk hari ini dan besok," kata Khamenei.
Dia pun menekankan bahwa Amerika Serikat adalah pihak yang telah meninggalkan kesepakatan tersebut dan menekankan bahwa penangguhan komitmen Iran masih dapat dibatalkan, jika Washington kembali ke komitmennya sendiri. (AFP/Nur/OL-09)
Perundingan AS-Iran di Pakistan gagal capai kesepakatan. GREAT Institute menilai inkonsistensi Barat soal nuklir jadi pemicu kebuntuan.
Dalam pidato yang telah disiapkan, dia mengatakan bahwa Iran dan proksinya tetap mampu menyerang kepentingan AS dan sekutunya di Timur Tengah.
Stasiun televisi Press TV Iran melaporkan pada Kamis (5/3) pagi bahwa militer menargetkan pasukan separatis anti-Iran itu, tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut.
DALAM dinamika politik global tahun 2026 yang kian memanas, pernyataan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, kembali mencuri perhatian dunia.
Pada saat yang sama, ia menegaskan bahwa Teheran telah memperkaya uranium hingga mencapai kemurnian 60%, suatu tingkat yang jauh melebihi kebutuhan energi sipil.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved