Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin berjanji, Senin (20/7), untuk melanjutkan program ambisius mengembangkan kapal perang baru. Pernyataan Putin disampaikan saat kunjungan ke Krimea yang telah dianeksasi Rusia dari Ukraina.
Dalam acara pelepasan dua kapal perang pendarat atau kapal yang bisa merapat ke pantai di Galangan Kapal Kerch, wilayah timur Krimea, Putin menegaskan bahwa Rusia membutuhkan angkatan laut yang tangguh untuk bisa menjaga kepentingannya dan membantu keseimbangan yang strategis dan stabilitas global.
Sebagaimana diketahui bahwa Kremlin telah menjadikan modernisasi militer sebagai prioritas utama di tengah-tengah ketegangan dengan Barat setelah menganeksasi Krimea daru Ukraina pada tahun 2014.
Di sisi lain, Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Ukraina mengecam langkah tersebut Rusia tersebut. Dalam Twitter-nya, Kedubes AS mengatakan pembuatan kapal perang Rusia yang tidak sah di Krimea, wilayah berdaulat Ukraina, yang direbutnya secara paksa. AS menilai Rusia telah melanggar norma-norma internasional.
Selaras dengan upacara pelepasan dua kapal pendarat di Krimea, Rusia juga meluncurkan dua kapal fregat di St. Petersburg dan dua kapal selam bertenaga nuklir di galangan kapal raksasa Sevmash di Kota Severodvinsk.
Putin mengatakan bahwa angkatan laut telah menugaskan 200 kapal baru selama delapan tahun terakhir serta terus melakukan modernisasi perangkat militernya.
Mencari untuk menunjukkan jangkauan globalnya, Angkatan Laut Rusia semakin sering mengirim kapal-kapalnya ke berbagai belahan dunia.
Putin mengatakan bahwa angkatan laut Rusia saat ini memiliki 60 kapal dalam misi patroli. "Kami akan mempertahankan upaya untuk mengembangkan angkatan laut modern dan akan membangun kapal-kapal yang dipersenjatai dengan senjata baru," katanya.
Para pejabat Rusia mencatat bahwa fregat baru dan kapal selam bertenaga nuklir yang resmi diluncuran pada Senin (22/7) akan dipersenjatai dengan senjata hipersonik.
Pihak militer Rusia juga mengatakan bahwa rudal supersonik jelajah Tsirkon. Rudal Tsirkon yang baru mampu menyerang terget sejauh 1.000 kilometer jauhnya, melaju dengan kecepatan 9 kali kecepatan suara. Rudal tsirkon telah menjalani uji coba dan akan melengkapi kapal-kapal angkatan laut Rusia di masa depan. (AFP/Alarabiya/OL-09)
Kim Jong Un memuji aksi bunuh diri tentara Korea Utara di medan perang Rusia-Ukraina demi hindari penangkapan. Simak detail kerja sama militer Pyongyang-Moskow.
INDONESIA mengamankan pasokan 150 juta barel minyak dari Rusia dengan harga khusus. Itu dilakukan setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia ujar Hasyim Djojohadikusumo.
Putin dan Pezeshkian telah berbicara via telepon sebanyak tiga kali sejak 28 Februari.
Indonesia akan mengimpor 150 juta barel minyak dari Rusia secara bertahap hingga 2026. Langkah ini jadi strategi penting menghadapi krisis energi global.
Melihat posisi korban yang berada jauh di bawah tebing dan ancaman kenaikan permukaan air laut, tim memutuskan untuk menempuh jalur udara guna mempercepat proses evakuasi.
Mengenang Piala Dunia 2018 di Rusia. Simak daftar peserta, hasil final Prancis vs Kroasia di Stadion Luzhniki, hingga momen menarik yang tak terlupakan.
Mantan Kabais TNI, Soleman B Ponto, menegaskan bahwa karakter keras dalam peradilan militer merupakan konsekuensi logis dari tuntutan disiplin dan kesiapan tempur prajurit.
Sebanyak 415 tentara AS terluka dan 13 tewas dalam operasi melawan Iran. Konflik meningkat sejak serangan gabungan AS-Israel pada Februari.
WALHI menyoroti keterlibatan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan penguatan peran militer dalam Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Intelijen AS menyebut Iran masih mampu memulihkan bunker rudal dalam hitungan jam meski dibombardir. Setengah peluncur rudal dilaporkan masih utuh.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved