Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TNI Angkatan Laut (AL) dianggap sebagai mitra penting bagi Jepang. Inilah alasan mengapa Kapal Perang Jepang JS Samidare berlabuh di Dermaga Tanjung Priok, Jakarta.
Berjenis destroyer, JS Samidare datang ke Indonesia usai menyelesaikan misi anti-pembajakan di Somalia. Kunjungan dilakukan dalam perjalanan pulang dari Somalia menuju 'Negeri Sakura'.
"Opsi (negara singgah) sebenarnya ada banyak, namun kami memilih Indonesia karena TNI AL merupakan mitra penting kami," kata Kapten Kapal Samidare, Takahiro Nishiyama, di Jakarta, Rabu (8/5).
Kapal ini berangkat dari Jepang pada awal Desember 2018. Kapal kemudian menuju ke perairan Somalia untuk melakukan misi antipembajakan.
Baca juga: Sekjen PBB Puji Kiprah Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
"Misi yang kami lakukan di Somalia untuk mengatasi berbagai kasus pembajakan di lepas pantai Somalia dan Teluk Aden. Kami mencegah aksi ini dengan berpatroli atau mengawasi perairan tersebut," imbuh dia.
Mereka melakukan misi selama empat bulan di Somalia. Saat ini, misi tersebut dilanjutkan kapal Jepang lainnya.
Di Indonesia, berbagai kegiatan akan dilakukan awak kapal Samidare, salah satunya adalah pertemuan dengan para pejabat TNI AL. Nantinya juga akan ada pertukaran AL antara kedua negara.
Samidare berlabuh di Dermaga Tanjung Priok hingga 10 Mei mendatang. Setelah itu, mereka akan mengangkat jangkar dan langsung bertolak menuju Jepang. (Medcom/OL-2)
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved