Tips Memilih Susu Formula Anak: Cara Baca Label Komposisi Menurut Ahli

Basuki Eka Purnama
14/4/2026 06:05
Tips Memilih Susu Formula Anak: Cara Baca Label Komposisi Menurut Ahli
Ilustrasi(Freepik)

MEMILIH susu formula untuk buah hati bukan sekadar melihat merek atau klaim menarik di kemasan. Dokter spesialis anak konsultan, dr. Reza Fahlevi, Sp.A(K), menekankan pentingnya bagi orangtua untuk memahami kandungan utama dalam susu formula sebelum memberikannya sebagai nutrisi tambahan.

"Orangtua sebaiknya tidak berhenti pada klaim di kemasan. Yang wajib dipahami justru komposisi produknya secara utuh. Karena dari situlah kita bisa melihat kualitas sumber nutrisi yang benar-benar dikonsumsi anak setiap hari," ujar Reza, dikutip Selasa (14/4)

1. Perhatikan Urutan Bahan pada Komposisi

Hal pertama yang wajib diketahui adalah urutan bahan pada daftar komposisi. Bahan yang berada di urutan paling awal menunjukkan kandungan yang paling banyak digunakan dalam produk tersebut.

Jika susu segar tercantum sebagai bahan utama di urutan pertama, ini menandakan bahwa formula tersebut mengandung susu segar utuh tanpa melewati proses produksi yang terlalu panjang. Hal ini penting karena susu merupakan sumber energi, protein, kalsium, fosfor, dan mikronutrien lain yang krusial bagi pertumbuhan anak.

2. Waspadai Kandungan Gula Tambahan dan Perisa

Reza juga mengingatkan orang tua untuk mencermati bahan tambahan yang sering kali terdengar teknis namun berdampak besar pada kesehatan anak, di antaranya:

  • Maltodextrin: Karbohidrat olahan yang cepat dipecah tubuh menjadi gula. Orang tua perlu waspada jika bahan ini muncul di urutan awal daftar komposisi.
  • Sirup Jagung dan Sukrosa: Sumber gula tambahan yang dapat meningkatkan asupan gula harian dan memengaruhi kebiasaan makan anak.
  • Vanilin: Bahan perisa yang digunakan untuk memperkuat rasa.

"Bahan-bahan ini bukan nutrisi utama, namun paparan rasa manis sejak dini dapat membentuk preferensi rasa anak," tegasnya.

Hal ini sejalan dengan peringatan WHO mengenai pembatasan konsumsi gula pada anak untuk mencegah risiko karies gigi dan masalah kesehatan jangka panjang.

Penting untuk Diingat: Air Susu Ibu (ASI) tetap merupakan sumber gizi utama dan terbaik bagi bayi karena mengandung nutrisi ideal, mudah diserap, serta memiliki antibodi alami.

3. Cermati Proses Produksi dan Penyimpanan

Selain komposisi, kualitas nutrisi juga dipengaruhi oleh proses produksi. Pemanasan yang berulang dan proses produksi yang terlalu panjang berisiko menurunkan kualitas nutrisi susu. Orangtua juga harus memastikan penanganan dan penyimpanan produk dilakukan dengan benar untuk menjaga keamanan konsumsi.

Sebagai penutup, Reza mengajak para orangtua untuk menjadi konsumen yang lebih kritis demi masa depan kesehatan anak.

"Memilih susu formula adalah tentang memahami apa yang benar-benar masuk ke tubuh anak setiap hari. Sudah saatnya orang tua lebih teliti membaca label agar dapat membantu membentuk generasi yang lebih sehat," pungkasnya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya