Pentingnya Kesehatan Pencernaan Anak dan Peran Prebiotik untuk Tumbuh Kembang

Basuki Eka Purnama
06/4/2026 19:20
Pentingnya Kesehatan Pencernaan Anak dan Peran Prebiotik untuk Tumbuh Kembang
Ilustrasi(Freepik)

KESEHATAN saluran cerna merupakan fondasi utama bagi tumbuh kembang optimal dan kecerdasan anak. Dokter Spesialis Anak-Konsultan Gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A, Subsp. GH (K), menegaskan bahwa orangtua harus cermat dalam menjaga kesehatan pencernaan si Kecil sejak dini.

Dalam sebuah diskusi media di Jakarta, Frieda menjelaskan bahwa saluran cerna adalah organ yang berkembang sangat pesat pada masa awal kehidupan. Usia hingga dua tahun merupakan periode emas bagi perkembangan fungsi pencernaan serta maturitas mikrobiota usus.

“Kesehatan pencernaan anak harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh diremehkan oleh para Ibu,” ujar Frieda, dikutip Senin (6/4).

Menurutnya, saluran cerna yang sehat tidak hanya mendukung kesehatan holistik, tetapi juga menjadi penentu kualitas hidup anak di masa depan.

Peran Vital Prebiotik dan Nutrisi Seimbang

Untuk mengoptimalkan fungsi pencernaan, asupan nutrisi lengkap dan seimbang menjadi kunci utama. Salah satu komponen yang sangat krusial adalah serat prebiotik seperti FOS, GOS, dan Inulin. Prebiotik ini berfungsi sebagai "makanan" bagi triliunan bakteri baik (mikrobiota) di dalam usus agar jumlahnya tetap seimbang.

Berikut adalah sumber-sumber prebiotik yang disarankan untuk dikonsumsi anak:

Jenis Sumber Contoh Bahan Makanan
Buah-buahan & Sayur Berbagai jenis buah dan sayur-mayur segar.
Kacang-kacangan Kacang tanah, kacang hijau, dan jenis polong-polongan lainnya.
Sayuran Akar Umbi-umbian.
Nutrisi Tambahan Susu pertumbuhan yang disuplementasi prebiotik (untuk anak di atas 1 tahun).

Asupan serat yang cukup terbukti dapat mencegah gangguan pencernaan seperti konstipasi dan mendukung pola buang air besar (BAB) yang teratur. Anak dengan pola BAB yang baik cenderung memiliki nafsu makan yang stabil, tidur berkualitas, serta suasana hati yang lebih positif.

Deteksi Dini Melalui Feses dan Teknologi AI

Selain nutrisi, memantau kondisi saluran cerna melalui feses (bentuk, ukuran, warna, dan frekuensi) sangatlah penting. Masalah pencernaan sering kali tidak terlihat secara kasat mata, namun perubahan pola BAB bisa menjadi sinyal awal adanya gangguan kesehatan.

Medical & Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, menambahkan bahwa gangguan pencernaan anak sering kali memicu stres pada orang tua. Bahkan, keluhan sakit perut sederhana pada anak dapat meningkatkan level stres ibu hingga dua kali lipat.

Menanggapi hal tersebut, Ray merujuk pada rekomendasi The European Society for Paediatric Gastroenterology Hepatology and Nutrition (ESPGHAN) mengenai pentingnya parental reassurance atau penenangan orang tua melalui edukasi dan literasi yang tepat.

“Kita perlu meyakinkan Ibu bahwa gangguan pencernaan tertentu sering terjadi dan wajar, namun tetap membutuhkan penanganan tepat seperti peningkatan asupan serat,” jelas Ray.

Guna memudahkan orang tua, saat ini telah dikembangkan teknologi "AI Poop Tracker" dari Bebeclub. Fitur ini memungkinkan orangtua memonitor kesehatan pencernaan anak hanya dengan memotret feses melalui ponsel. Teknologi ini diharapkan dapat membantu deteksi dini secara praktis sebelum orang tua memutuskan untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan tenaga medis di rumah sakit. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya