Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, mengutarakan keprihatinannya atas kasus kekerasan terhadao Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus yang diserang air keras orang tak dikenal.
Hetifah menyampaikan itu pada diskusi bersama wartawan bidang pendidikan dan BRIN bertajuk Smart Journalism yang diselenggarakan Hetifah bersama BRIN di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat, Minggu (15/3).
Dengan kasus tersebut, hemat dia upaya menyuarakan hak-hak masyarakat masih menghadapi tantangan dan risiko tinggi. Seperti diberitakan peristiwa keji itu terjadi pada Kamis (12/3) malam di Jakarta Pusat.
“Pada kesempatan baik ini saya ingin menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang menimpa sahabat kita Andrie Yunus, aktivis KontraS,” ungkapnya.
Hetifah yang juga pernah menjadi aktivis lembaga swadaya masyarakat, memahami risiko yang kerap dihadapi para pegiat masyarakat sipil saat memperjuangkan hak-hak publik atau warga masyarakat. “Sebagai mantan dari aktivis NGO, saya turut merasakan upaya dalam menyuarakan hak-hak publik saat ini masih menghadapi tantangan juga resiko yang tinggi,” tegasnya.
Ia menegaskan tindakan keji penyerangan air keras terhadap Andri merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan tidak dapat diterima siapa pun.
Hetifah juga menyoroti ancaman yang juga dihadapi kalangan jurnalis yang merupakan pilar demokrasi yang mesti dilindungi. “Ancaman-ancaman lainnya khususnya kepada para jurnalis juga terjadi. Teman-teman semua adalah pilar demokrasi dan harus lindungi,” pungkasnya. (H-2)
Smart journalism sendiri merupakan praktik jurnalistik dengan memanfaatkan teknologi AI tanpa mengalihkan akuntabilitas dari manusia.
Hetifah menyampaikan bahwa regulasi saja tidak cukup. Ia menekankan perlunya membangun ekosistem pendidikan yang penuh empati.
Jika tindakan kepala sekolah terhadap pelanggaran aturan justru dicopot, maka pesan yang sampai kepada publik adalah lemahnya perlindungan terhadap tenaga pendidik.
Evaluasi pendidikan seharusnya tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan karakter, kemampuan berpikir kritis, serta konteks sosial peserta didik.
Hetifah mengusulkan reformasi alokasi dana pendidikan melalui optimalisasi 20% anggaran pendidikan dan realokasi dana proyek non-urgent.
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
FAKTA baru terungkap dalam sidang perdana kasus penyiraman cairan kimia terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (29/4/2026).
KETUA Majelis Hakim Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto meminta Oditurat Militer II-07 Jakarta untuk mengupayakan kehadiran Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus di persidangan.
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) ajukan praperadilan ke PN Jaksel terkait mandeknya penyidikan kasus penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved