Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKAYAAN alam Indonesia kembali menunjukkan taringnya di tangan para peneliti IPB University. Kali ini, Dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB University Prof. Sedarnawati Yasni memfokuskan risetnya pada potensi besar buah dan kulit manggis (Garcinia mangostana L.) sebagai bahan baku pangan fungsional dan farmasi masa depan.
Berdasarkan hasil penelitiannya, manggis bukan sekadar buah tropis biasa. Prof. Sedarnawati mengungkapkan bahwa buah ini memiliki nilai farmakologis tinggi berkat kandungan senyawa bioaktifnya.
Bagian daging buah kaya akan pektin dan polifenol, namun rahasia kesehatan terbesarnya justru terletak pada bagian yang sering dibuang: kulitnya.
"Daging buah manggis mengandung pektin dan polifenol, sedangkan kulitnya mengandung xanthon, tanin, flavonoid, dan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan alami," jelasnya.

Salah satu temuan krusial dalam riset ini adalah potensi kulit manggis sebagai agen antidiabetes. Melalui pengujian secara in vitro, ekstrak etanol 70 persen dari kulit manggis terbukti mampu menghambat aktivitas enzim alfa-amilase. Enzim ini bertanggung jawab memecah pati menjadi glukosa dalam tubuh.
"Dengan demikian, ekstrak kulit manggis berpotensi menurunkan kadar glukosa darah dan bekerja sebagai antidiabetes," tambah Prof. Sedarnawati.
Tidak hanya diabetes, senyawa bioaktif dalam manggis juga dilaporkan dapat membantu mencegah penyakit degeneratif lainnya, mulai dari jantung koroner, hipertensi, stroke, hingga kanker dan Alzheimer.
Untuk memaksimalkan penyerapan manfaat tersebut ke dalam tubuh, Prof. Sedarnawati menerapkan teknologi nanoenkapsulasi. Teknologi ini berfungsi menjaga kestabilan senyawa xanthon agar tidak mudah rusak oleh panas atau proses oksidasi.
Selain itu, ia juga telah mengembangkan berbagai produk turunan untuk memberikan nilai tambah ekonomi, terutama saat musim panen raya. Inovasi tersebut mencakup minuman kesehatan yang diramu dengan 17 jenis rempah Indonesia, enkapsulat nanopartikel, hingga fruit leather yang memadukan puree daging buah dengan ekstrak kulitnya.
Meski hasil penelitian ini sangat menjanjikan, Prof. Sedarnawati menekankan pentingnya tahapan uji yang ketat sebelum produk dilempar secara luas ke pasar. Menurutnya, diperlukan transisi dari uji in vitro ke tahap in vivo serta uji klinis.
"Sebelum diproduksi massal, perlu dilakukan standardisasi proses, uji keamanan pangan, serta uji klinis untuk memastikan efektivitas dan keamanannya," tegasnya.
Selain itu, aspek teknis seperti varietas buah, musim panen, dan kepatuhan terhadap Good Manufacturing Practices (GMP) harus menjadi prioritas.
Ke depan, tantangan seperti keberlanjutan pasokan bahan baku dan regulasi masih perlu diselesaikan. Namun, dengan sinergi antara akademisi dan industri, potensi besar kulit manggis ini diharapkan dapat menjadi pilar pendukung ketahanan ekonomi dan kesehatan nasional. (Z-1)
Ketika diuji di laboratorium pada sel kanker payudara, senyawa ini banyak masuk dan terakumulasi di sel kanker payudara yang memiliki reseptor estrogen positif.
PENELITI Universitas Airlangga, Suryani Dyah Astuti dan Sari Luthfiyah, melakukan uji coba terhadap ekstrak kulit buah manggis
Kapal ternak terbesar dunia MV Al Kuwait kirim 17.000 sapi ke Indonesia. Pakar IPB ungkap alasan ketergantungan impor dan risiko ekonomi Rp11 triliun.
Sosiolog IPB Dr Ivanovich Agusta menyebut maraknya penipuan online di Indonesia bukan sekadar kelalaian individu, melainkan gejala kerentanan sosial.
IPB telah memberikan sanksi berupa skorsing selama satu semester terhadap 16 mahasiswa yang terlibat kekerasan seksual.
IPB dorong strategi tanpa antibiotik untuk tekan penyakit akuakultur. Hasil riset tunjukkan peningkatan survival hingga 93%.
PENERAPAN label Nutri-Level pada minuman manis dinilai berpotensi meningkatkan kesadaran konsumen. Namun, implementasinya di Indonesia menghadapi tantangan besar.
Pakar sekaligus Guru Besar IPB University Ronny Rachman Noor mengatakan perdagangan satwa liar ilegal di Indonesia hingga kini masih penuh dengan blind spot.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved