Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang. Namun, tidak sedikit yang merasa kecewa karena hasil perawatan kulit tidak sesuai dengan ekspektasi. Salah satu alasan utamanya adalah kurangnya pemahaman mengenai keadaan dan kebutuhan kulit sebelum memilih produk perawatan.
Nyatanya, keadaan kulit seseorang dapat berubah seiring waktu. Faktor internal seperti genetik dan kondisi kesehatan, serta faktor eksternal seperti cuaca, polusi, dan sinar matahari, sangat memengaruhi kebutuhan kulit. Jika kita tidak memahami kebutuhan tersebut, produk yang digunakan mungkin tidak akan memberikan hasil yang optimal.
Banyak orang cenderung memilih produk skincare hanya berdasarkan tren atau rekomendasi tanpa mempertimbangkan kondisi kulit mereka. Akibatnya, produk tersebut seringkali terasa tidak berfungsi atau bahkan menimbulkan masalah baru.
Setelah mengidentifikasi keadaan kesehatan kulit, langkah selanjutnya adalah memilih produk dengan kandungan yang tepat. Beberapa bahan aktif yang sering dianjurkan termasuk Hyaluronic Acid untuk hidrasi, Ceramide untuk memperkuat skin barrier, Centella Asiatica untuk menenangkan kulit, Peptides untuk menjaga elastisitas, BHA untuk membersihkan pori, dan Vitamin C untuk membantu mencerahkan kulit. (EMC Healthcare/E-3)
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Skin booster adalah prosedur perawatan kulit dengan cara menginjeksikan bahan aktif—biasanya berupa Hyaluronic Acid (HA) konsentrasi rendah—ke lapisan dermis kulit.
Dokter spesialis kulit menyarankan perawatan kulit dimulai 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan menghindari risiko iritasi menjelang hari H.
Teknologi ini mengantongi sertifikasi dari dua badan besar dunia, yakni US FDA (Amerika Serikat) dan KFDA (Korea Selatan).
Demam beauty-wellness mendorong tren perawatan estetik, tetapi persoalan kesehatan gigi dan mulut masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Bagi Gen Z dan Gen Alpha, hasil yang cepat dan nyata menjadi nilai penting, sejalan dengan ritme hidup mereka yang dinamis.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Ketua Perdoski dr. Hanny Nilasari memperingatkan bahwa virus HPV tidak hanya menular lewat hubungan seksual, tapi juga kontak kulit dan objek tertentu.
Ahli estetika dr. Dewita Kamaruddin memperingatkan munculnya tanda penuaan di usia 20-an akibat gaya hidup buruk. Simak tips perawatannya di sini.
Jelita, kamu punya tas, dompet, atau asesoris fesyen lainnya berbahan kulit yang keren tapi masih diragukan kehalalan material dan prosesnya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved