Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT ini Indonesia memiliki tantangan nyata dengan 65% anak di Indonesia tidak memiliki akses mengenyam pendidikan anak usia dini (PAUD). Hal itu disampaikan Country Head Tanoto Foundation, Inge Kusuma dalam acara International Symposium of Early Childhood Development (ECED) di Jakarta, kemarin.
“Maka dari itu, kami bermitra dengan Kementerian Kesehatan sedang diujicobakan, bahwa layanan usia dini dan juga pola pengasuhan untuk anak 0-3 tahun sedang diujicobakan di beberapa Posyandu,” ungkapnya di Jakarta.
Lebih lanjut, menurutnya program tersebut nantinya jika memang memberikan dampak yang nyata akan dibuatkan sebagai program nasional oleh pemerintah. “Bila hasilnya baik, mudah-mudahan ini jadi program nasional memberdayakan ibu dan tentu saja memberikan akses PAUD kepada anak-anak. Jadi yang punya bayi-bayi, jangan lupa, cara ngasuhnya 0-3 tahun sangat menentukan apakah jadi pintar atau enggak,” tegas Inge.
Di tempat yang sama, Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa para ibu rumah tangga diharapkan dapat menjadi dokter dalam keluarga mereka masing-masing. Seorang ibu itu memiliki <i>passion<p>, kayak panggilan untuk merawat siapapun yang sakit di rumahnya. ''Tugas kami harusnya menggerakkan, memfasilitasi agar ibu-ibu ini memiliki pengetahuan yang cukup, peralatannya yang cukup lekap, dan akses ke obat-obatannya juga mereka ada. Sehingga kalau ada yang sakit di rumah, sebelum sakitnya parah di bawa ke rumah sakit, bisa di-take care oleh ibunya,” tegas Budi.
Wakil Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menekankan, bahwa para orangtua harus percaya dan tahu bahwa anak-anak mempunyai kemampuan berpikir yang sangat bagus.
“Selain itu, kita juga harus membuka peluang agar anak-anak kita yang memang sudah punya rasa ingin tahu, tetap ingin tahu dan ingin belajar. Belajar sepanjang hayat atau bahasa Inggrisnya, <i>learning to learn<p>. Itu yang harus kita terus bangun di sekitar kita dan itu dengan cara sederhana. Misalnya kita jalan ke sekolah. Eh tadi tidur, kalau tidurnya jam 10, bangunnya jam 7 pagi, itu berapa jam ya nak? Itu membuka pikiran,” ucap Stella.
Stella merasa bahwa seorang anak punya kemampuan untuk belajar yang sangat hebat. “Kalau kita lihat, anak itu adalah ilmuwan kecil dan itu bukanlah sekadar slogan atau kata-kata. Tetapi itu karena kemampuan bertanya sudah ada sejak kecil. Sekarang tinggal bagaimana kita menjawabnya agar mereka bertanya lebih banyak,” pungkasnya. (H-1)
Kemenkes RI luncurkan Konsorsium 1000 HPK bersama Rabu Biru Foundation untuk mengintegrasikan intervensi kesehatan ibu dan anak demi target Indonesia Emas 2045.
KADIN, Takeda, dan Bio Farma luncurkan SIAP Lawan Dengue untuk perkuat K3 dan produktivitas perusahaan dari risiko demam berdarah di Indonesia.
YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menanggapi kebijakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait kewajiban pencantuman label gizi berupa label Nutri-level pada pangan siap saji.
Ada sekitar 408.661 kasus baru kanker dengan lebih dari 242.000 kematian setiap tahunnya di Indonesia.
Kemenkes meresmikan penerapan label Nutri-Level pada produk makanan dan minuman (mamin) kemasan untuk mencegah konsumsi gula, garam, lemak berlebih.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengatakan penyakit parkinson merupakan salah satu penyakit yang mencerminkan realitas penuaan masyarakat dan meningkatnya beban penyakit degeneratif.
IDAI mendorong daycare mematuhi regulasi PAUD dan standar nasional untuk mencegah kekerasan anak serta memastikan tumbuh kembang yang optimal.
Roadmap ECCE merupakan bentuk komitmen bersama negara-negara ASEAN dan mitra dalam memperkuat layanan pendidikan sekaligus perlindungan anak usia dini.
Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional yang berdaya saing tak akan pernah tuntas selama akses pendidikan anak usia dini (PAUD) masih timpang.
Kolaborasi ini bertujuan memutus sekat informasi dan menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas melalui konten edukasi yang ringan dan menghibur.
Kegiatan yang diikuti oleh 500 anak perwakilan dari 250 lembaga sekolah se-Kota Kediri tersebut diisi dengan bernyanyi dan melakukan sejumlah permainan motorik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved