Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITMEN pemerintah untuk memperkuat akses pendidikan dan pekerjaan bagi penyandang disabilitas kembali digaungkan. Namun, komunitas disabilitas menekankan bahwa payung regulasi yang ada, seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016, harus benar-benar diterjemahkan menjadi kesempatan yang setara di lapangan.
Respons ini mengemuka dalam kegiatan Bincang Inklusif: Memberdayakan Penyandang Disabilitas, Menghapus Kekerasan yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta, dikutip Kamis (11/12).
Mardea Mumpuni, perwakilan Digital Marketing & Partnership Precious One, sebuah komunitas yang fokus pada kemandirian ekonomi disabilitas, menegaskan bahwa aksesibilitas harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata.
“Proses pemberdayaan yang paling dibutuhkan teman-teman disabilitas adalah kesempatan, kesempatan untuk memperbaiki diri, kesempatan untuk menyampaikan produk, dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas,” ujar Mardea.
Senada, Jennifer Natalie, kreator konten edukasi bahasa isyarat, memandang bahwa peran aktif disabilitas dalam ruang digital sangat penting. Pengalaman minimnya informasi yang aksesibel memotivasinya menggunakan media sosial sebagai sarana perjuangan untuk menghargai keberagaman.
Komdigi melalui Direktorat Komunikasi Publik menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan ruang yang inklusif dan berkeadilan, sejalan dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015 dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
Ketua Tim Pengelolaan Komunikasi Strategis Pemerintah Komdigi, Hastuti Wulanningrum, menegaskan tugas Komdigi adalah memastikan informasi publik dapat diakses oleh semua ragam kemampuan dan disampaikan dengan bahasa yang menjunjung martabat.
“Inklusivitas berarti menghadirkan ruang yang memungkinkan setiap orang merasa dilihat, didengar, dan diperlakukan sebagai mitra sejajar,” kata Hastuti.
Perencana Ahli Muda Deputi Bidang Kesejahteraan Lanjut Usia dan Penyandang Disabilitas Kemenko PMK, Achmad Budi Santoso, menjelaskan bahwa diskriminasi di sektor pendidikan dan pekerjaan tengah diatasi.
Di sektor pendidikan, pemerintah menggalakkan Sekolah Inklusi, yakni sekolah reguler yang terbuka bagi penyandang disabilitas, menggantikan sistem yang berpusat hanya di SLB.
Sementara di sektor ketenagakerjaan, UU No 8 Tahun 2016 menjamin hak disabilitas untuk bekerja, baik di sektor pemerintah maupun swasta.
“Pemerintah sudah memberikan peluang, saya mengajak teman-teman disabilitas untuk ikut andil mengambil peluang-peluang tersebut,” pungkas Budi. (Hym)
Kegiatan yang bakalan digelar adalah Seminar Nasional Kebangsaan dengan menghadirkan berbagai narasumber dan pemecahan rekor MURI.
Pemerintah Australia berperan sebagai mitra pendukung yang memberikan pendanaan untuk berbagai program inklusi di sejumlah daerah di Indonesia, tidak terbatas di Balikpapan.
UGM menyediakan layanan dan penyesuaian bagi peserta disabilitas pada UTBK SNBT 2026 melalui asesmen kebutuhan, pendampingan, dan fasilitas khusus sesuai jenis disabilitas.
Iyan Yuliantini, pensiunan guru SLB di Tasikmalaya, merintis UMKM telur asin dengan melibatkan alumni SLB untuk mewujudkan kemandirian ekonomi disabilitas.
DUKUNGAN bagi penyandang disabilitas harus terus dikuatkan. Hal itu dapat dilakukan di antaranya melalui peningkatan kompetensi dan penyediaan ruang serta kesempatan di dunia kerja.
MK memutuskan penyakit kronis dapat dikategorikan sebagai disabilitas fisik melalui asesmen medis. Simak penjelasan ahli IPB University terkait dampaknya.
Komunitas menyadari sepenuhnya bahwa lingkungan sosial memiliki peran yang penting dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Program ini menjadi momentum bagi industri untuk melihat pentingnya pembangunan komunitas sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.
Perkembangan minat masyarakat Indonesia terhadap Formula 1 menjadi sorotan.
Takjil Keliling berlangsung pada 2–9 Maret 2026 di 10 titik Jakarta seperti Kendal, Blok M, Tebet, Kota Tua, Karet Kuningan, Manggarai, Menteng Dalam, serta Bendungan Hilir dan sekitarnya.
Acara dibuka dengan pawai komunitas yang menempuh rute sejauh kurang lebih 2 kilometer dengan mengenakan piyama, sebagai simbol mimpi yang dibawa ke jalan.
Tanpa skrining berkala, masyarakat seringkali baru menyadari kondisi kesehatannya setelah muncul komplikasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved