Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kehutanan meraih Penghargaan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Awards 2025 dengan kualifikasi Unggul dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Kementerian Kehutanan menjadi salah satu instansi dengan nilai tertinggi dalam penilaian IKK 2025.
Penghargaan ini diterima oleh Kepala Pusat Kebijakan Strategis, Muh. Ahdiyar Syahrony, dalam puncak acara IKK Awards di Surabaya, Selasa (25/11/2025). IKK Awards diberikan kepada instansi pemerintah pusat maupun daerah yang mampu menghadirkan kualitas kebijakan publik terbaik, mulai dari proses perencanaan, implementasi, hingga evaluasi.
“Terima kasih kepada LAN atas apresiasi ini. Capaian ini menunjukkan komitmen Kementerian Kehutanan dalam meningkatkan kualitas perencanaan, implementasi, evaluasi, serta keberlanjutan kebijakan sektor kehutanan, termasuk transparansi dan partisipasi publik di setiap tahapnya,” ujar Syahrony dalam keterangannya, Rabu (26/11).
“Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus memperbaiki tata kelola kebijakan guna mendukung reformasi birokrasi, Asta Cita, dan visi Indonesia Emas 2045,” sambungnya.
IKK merupakan instrumen untuk mengukur kualitas kebijakan pemerintah berdasarkan dampak, efektivitas, serta prinsip evidence-based policy making. Tahun 2025, lebih dari 548 instansi pemerintah pusat dan daerah mengikuti proses pengukuran IKK secara nasional.
Dalam penilaian tersebut, Kementerian Kehutanan menjadi bagian dari 6,41% instansi kategori Unggul, yaitu kelompok nilai tertinggi dalam IKK 2025. Pencapaian ini mempertegas pentingnya kualitas kebijakan dalam mengelola kawasan hutan, yang mencakup sekitar 63% luas daratan Indonesia.
Tiga kebijakan Kementerian Kehutanan yang dinilai dalam IKK 2025 meliputi: Rehabilitasi Hutan dan Lahan (penyusunan RURHL DAS dan RTn RHL), Perhutanan Sosial (pengelolaan di kawasan hutan dengan pengelolaan khusus), serta Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (penyelesaian usaha atau kegiatan terbangun di KSA, KPA, dan Taman Buru). Ketiga kebijakan tersebut memperoleh nilai kategori unggul secara konsisten.
“Ini menjadi pemicu bagi kami untuk terus memperbaiki kualitas kebijakan kehutanan yang ada,” tegas Syahrony. (Cah/P-3)
Pembentukan Satgas ini menjadi langkah strategis tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2026 untuk memperkuat tata kelola kawasan konservasi secara menyeluruh.
BPDLH resmi memulai proyek Blended Finance Model (BFM) untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekitar hutan melalui skema pembiayaan inklusif dan berkelanjutan.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam pengendalian kebakaran hutan.
Lebih dari 42.000 DAS yang ada di Indonesia, sekitar 10 persen atau lebih dari 4.000 DAS masuk dalam kategori perlu dipulihkan.
Kementerian Kehutanan berencana mengembangkan konservasi eksitu Komodo di luar kawasan Taman Nasional Komodo sebagai destinasi wisata alternatif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved