Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Demensia, penyakit yang berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif, menjadi salah satu perhatian utama di dunia kesehatan, terutama bagi lansia. Namun, baru-baru ini, sebuah penelitian menarik menunjukkan bahwa konsumsi keju bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko terkena demensia.
Sebuah studi kohort yang melibatkan sekitar 7.900 peserta berusia 65 tahun ke atas di Jepang menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi keju setidaknya sekali seminggu memiliki risiko demensia yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi keju sama sekali.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama periode 3 tahun, hanya 3,4% dari peserta yang mengonsumsi keju secara rutin yang mengalami demensia, dibandingkan dengan 4,5% dari peserta yang tidak mengonsumsi keju, selisih sekitar 1,06% atau sekitar 10 kasus lebih sedikit per 1.000 orang.
Penelitian ini juga menemukan rasio bahaya (hazard ratio) sekitar 0,76 untuk mereka yang mengonsumsi keju dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsinya, setelah mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi hasil penelitian. Peneliti menduga bahwa keju mengandung beberapa komponen seperti vitamin K₂, peptida bioaktif, probiotik, dan asam amino esensial, yang dapat berkontribusi pada kesehatan pembuluh darah, metabolisme, dan jalur anti-inflamasi, yang semuanya terkait erat dengan pencegahan demensia.
Meskipun hasil penelitian ini cukup menarik, ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan:
Bagi kita di Indonesia, temuan ini bisa menjadi informasi menarik untuk memperbaiki pola makan dan gaya hidup. Meskipun tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa konsumsi keju secara langsung dapat mencegah demensia, mengonsumsinya sekali seminggu sebagai bagian dari diet yang seimbang bisa jadi membawa manfaat tambahan.
Namun, penting untuk memperhatikan beberapa hal:
Meskipun temuan ini menarik, masih banyak yang perlu dipelajari tentang hubungan antara konsumsi keju dan pencegahan demensia. Oleh karena itu, jangan mengandalkan keju sebagai satu-satunya solusi untuk mencegah demensia, tetapi jadikan bagian dari pola makan yang lebih sehat. (Z-10)
Jalan kaki, berkebun, hingga pekerjaan rumah tangga dapat membantu menurunkan risiko demensia. Aktivitas fisik ringan pun bermanfaat bagi otak.
Demensia menyerang jutaan orang di seluruh dunia, menyebabkan penurunan fungsi kognitif yang mengganggu aktivitas sehari-hari
Fungsi kognitif, yaitu kemampuan otak untuk berpikir, belajar, dan mengingat, dapat menurun seiring bertambahnya usia, terutama jika dipengaruhi oleh gaya hidup tidak sehat.
Sebuah studi terbaru menunjukkan penumpukan protein struktural F-actin di otak lalat buah dapat berkontribusi pada penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.
Lansia yang sudah mengalami penurunan fungsi kognitif yang bisa mendadak jadi kekanakan.
Bagi warga senior ini, potensinya adalah quality tourism, karena mereka punya uang lebih lebih banyak, karena tidak lagi memiliki banyak kebutuhan seperti turis berusia muda.
Sebanyak 1.214 jemaah haji asal Kendal diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan. Pemkab Kendal pastikan fasilitas transportasi dan pendampingan lansia optimal.
Kemenhaj mengingatkan daerah untuk tidak berlebihan dalam seremonial pelepasan jemaah haji 2026. Acara panjang dinilai berisiko bagi kesehatan jemaah, terutama lansia.
Kenaikan suhu global membuat banyak orang kesulitan melakukan aktivitas fisik sederhana seperti pekerjaan rumah tangga atau naik tangga pada siang hari.
Survei global GSK mengungkap risiko cacar api pada lansia dengan penyakit kronis. Di Indonesia, biaya rawat inap mencapai Rp10 juta per kasus.
Pemerintah perketat syarat istitha’ah kesehatan jemaah haji 2026. Mayoritas lansia dan cuaca ekstrem jadi faktor utama tekan angka kematian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved