Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Deputi Pemenuhan Hak Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) Pribudiarta Nur Sitepu menanggapi viralnya video pendakwah Elham Yahya Luqman atau Gus Elham yang menciumi banyak anak perempuan. Menurutnya, tindakan semacam itu dapat membuka celah kekerasan terhadap anak.
“Tindakan itu tergantung dari alasan tujuannya. Apakah berbahaya buat anak. Tindakan-tindakan itu apakah berdasarkan pada adat, budaya, agama. Kalau itu berbahaya, ya sebaiknya tidak boleh dilakukan," ungkapnya, Rabu (12/11).
Lebih lanjut, Pribudiarta menekankan pentingnya edukasi sejak dini kepada anak mengenai batasan tubuh mereka. Anak harus diajarkan untuk memahami bagian tubuh mana yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain, terutama orang dewasa asing. Tindakan mencium wajah anak oleh orang yang tidak memiliki hubungan keluarga dekat adalah sinyal bahaya yang tidak boleh diabaikan.
"Itu menyangkut kepada kekerasan seksual atau kekerasan fisik dan emosi kepada si anak. Beda cerita kalau ibu mencium anak, bapak mencium anak. Itu bukan tindakan berbahaya, melainkan bentuk kasih sayang," ucapnya.
Kementerian PPPA pun menyoroti keyakinan keliru di tengah masyarakat bahwa sentuhan dari seorang tokoh agama selalu membawa berkah. Pandangan ini justru membuat anak berada dalam posisi yang semakin rentan dan tidak terlindungi dari potensi predator.
"Saya rasa tidak ada agama apa pun yang menyetujui terjadinya kekerasan seksual pada anak atau kekerasan emosi terhadap anak," tandas Pribudiarta. (E-3)
Guru Besar Universitas PTIQ Jakarta, Susanto, menilai tindakan pendakwah Mohammad Elham Yahya Luqman (Gus Elham) yang menciumi banyak anak perempuan harus menjadi pelajaran penting.
Gus Elham Yahya Luqman, seorang dai muda asal Kediri, Jawa Timur, telah menjadi sorotan publik berkat gaya dakwahnya yang kekinian. Berikut Profilnya
Psikolog Phoebe Ramadina mengingatkan bahwa rasa tidak nyaman adalah indikator utama pelecehan seksual, meski dibungkus candaan atau pujian di media sosial.
Psikolog klinis Phoebe Ramadina menegaskan rasa tidak nyaman adalah indikator utama pelecehan seksual, baik verbal maupun daring. Simak cara menghadapinya.
PERKULIAHAN di Universitas Indonesia (UI) berjalan normal setelah 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) terduga pelecehan seksual secara verbal dinonaktifkan.
Psikolog Kasandra Putranto ingatkan bahaya normalisasi pelecehan seksual verbal seperti catcalling dan candaan seks yang berdampak buruk bagi korban.
DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Jabar akan melakukan penyelidikan terkait dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oknum guru besar Universitas Padjajaran Bandung.
Universitas Indonesia (UI) harus memberikan sanksi tegas terhadap mahasiswa yang diduga terlibat dalam percakapan bermuatan pelecehan seksual di lingkungan Fakultas Hukum (FH).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved