Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis kulit lulusan Universitas Hassanudin dr. Fransiskus Xaverius Clinton, Sp.DVE menyebut mikroplastik dapat menjadi salah satu alergen atau zat yang dapat menyebabkan alergi dan mengancam kesehatan kulit.
"Mikroplastik secara keseluruhan dia sebagai alergen. Polusi, mikroplastik, segala macam itu alergen.Terutama kita yang kulitnya itu
balik lagi sensitif dan kulitnya sedang enggak bagus," kata Clinton, dikutip Selasa (4/11).
Menanggapi adanya hujan di Jakarta yang mengandung mikroplastik, Clinton menjelaskan bahwa mikroplastik memiliki sifat yang sama dengan polusi karena dapat memperparah kondisi kulit, terutama pada wajah, yang sedang mengalami eksim atau timbul jerawat (acne).
Keparahan kulit akan berbeda dengan faktor-faktor dari dalam tubuh seperti makanan yang dikonsumsi. Contohnya, meminum minuman yang tinggi gula atau menggunakan susu terlalu banyak, yang dapat menyebabkan proses klikasi atau menimbulkan peradangan lebih parah pada jerawat.
Menurutnya, salah satu cara agar kulit tidak mengalami inflamasi karena paparan mikroplastik yakni dengan memperbanyak makanan yang sehat yang mengandung antioksidan dan antiinflamasi. Contohnya sayur-sayuran seperti seledri
"Jadi dengan mengurangi gula, makan sehat. Proteksi dengan mikrobioma kulit. Itu akan memperbaiki," ucapnya.
Dokter spesialis mikrobiologi klinik dr Ayman Alatas Sp.MK juga membenarkan bahwa mikroplastik merupakan isu yang mengkhawatirkan bagi kesehatan manusia dan dapat mengganggu mikrobioma yang tinggal di kulit.
Sayangnya, riset mengenai dampak mikroplastik pada kulit saat ini masih terus berlanjut.
"Pada dasarnya ini risetnya masih berlanjut. Ada dugaan memang bisa mengganggu mikrobiom, apalagi juga banyak yang masuk ke dalam tubuh, gak cuma terpapar di kulit aja, mengganggu mikrobiom juga kita bilangnya atau mikrobioma balik di pencernaan," ujar dia.
Ia juga menyampaikan bahwa mikroplastik saat ini sudah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, sehingga setiap pihak harus bekerja sama mencegah munculnya dampak mikroplastik pada mikrobioma tubuh.
Salah satunya yakni menggunakan produk skincare yang tepat, dapat menyeimbangkan mikrobiom dan membersihkan tubuh dari zat berbahaya.
"Kita harus berusaha menjaganya, mengurangi faktor risiko yang bisa mengganggu mikrobiom atau terkait kulit ya, menggunakan produk yang
tepat juga yang bisa memberi cleansing atau menyeimbangkan mikrobiom, yang ada mikrobiom teknologi," ujar Ayman.
Di sisi lain, Dokter spesialis kulit lulusan Universitas Indonesia dr Sari Chairunnisa., Sp.DVE, FINSDV menambahkan bahwa apa pun cuaca atau fenomena alam yang sedang terjadi, masyarakat lebih baik tetap melakukan perawatan kulit dasar dengan cara yang tepat untuk menjaga mikrobioma pada kulit.
Sari mencontohkan perawatan kulit dasar seperti membersihkan kulit dengan sabun wajah yang sesuai dengan kondisi individu, melembabkan wajah dengan krim pelembab hingga menggunakan sunscreen untuk melindungi diri dari sinar UVA dan UVB. (Ant/Z-1)
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Ketua Perdoski dr. Hanny Nilasari memperingatkan bahwa virus HPV tidak hanya menular lewat hubungan seksual, tapi juga kontak kulit dan objek tertentu.
Ahli estetika dr. Dewita Kamaruddin memperingatkan munculnya tanda penuaan di usia 20-an akibat gaya hidup buruk. Simak tips perawatannya di sini.
Jelita, kamu punya tas, dompet, atau asesoris fesyen lainnya berbahan kulit yang keren tapi masih diragukan kehalalan material dan prosesnya?
Menurut Centers for Disease Control and Prevention, virus cacar air tetap “tidur” dalam tubuh dan bisa aktif kembali jadi herpes zoster. Kenali risiko dan pencegahannya.
Dokter spesialis kulit menyarankan perawatan kulit dimulai 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan menghindari risiko iritasi menjelang hari H.
Olahraga outdoor atau di luar ruangan berisiko merusak kulit. Simak tips simpel melindungi kulit dari sinar UV, mulai dari penggunaan sunscreen hingga pemilihan waktu yang tepat.
Temukan perbedaan mendasar antara perawatan anti-aging dan filosofi ageless beauty. Panduan lengkap memilih pendekatan kecantikan yang tepat untuk kulit.
Panduan lengkap perawatan ageless beauty yang sedang tren. Temukan jenis perawatan medis, gaya hidup, dan tips menjaga kulit tetap kencang dan sehat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved