Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJAGA kestabilan gula darah bukan hanya penting bagi penderita diabetes, tapi juga bagi siapa pun yang ingin hidup sehat. Sayangnya, beberapa kebiasaan sepele justru bisa memicu lonjakan gula darah tanpa disadari.
Berikut sembilan penyebab lonjakan gula darah.
Kopi susu atau minuman energi memang memberi dorongan cepat, tapi kadar gulanya bisa melonjakkan glukosa darah secara drastis. Kurangi gula atau imbangi dengan sarapan tinggi protein dan serat agar kadar gula tetap stabil.
Dehidrasi mendorong tubuh melepaskan hormon vasopresin dan kortisol yang menaikkan kadar glukosa. Studi menunjukkan cukup minum air putih dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Paparan cahaya biru dari layar ponsel di malam hari mengacaukan ritme sirkadian dan menghambat regulasi gula darah. Waktu paling berisiko: tengah malam hingga dini hari.
Tidur kurang dari 7 jam membuat gula darah sulit dikendalikan dan meningkatkan keinginan mengonsumsi makanan manis. Pastikan tidur cukup demi metabolisme yang seimbang.
Soda, jus kemasan, atau susu cokelat bisa membuat gula darah naik perlahan tapi pasti. Ganti dengan air putih, teh tawar, atau air soda tanpa pemanis.
Tanpa protein dan serat, pencernaan berlangsung lebih cepat sehingga gula darah melonjak. Penelitian menunjukkan makan protein dan sayur sebelum karbohidrat bisa menurunkan kadar gula hingga 40%.
Duduk terlalu lama memperlambat metabolisme dan meningkatkan kadar glukosa. Cobalah berjalan kaki 10 menit setelah makan. CDC merekomendasikan 150 menit aktivitas sedang per minggu.
Fast food tinggi karbohidrat olahan, lemak jenuh, dan kalori. Sebaliknya, memasak di rumah dengan bahan segar terbukti menurunkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2.
Hormon stres seperti kortisol dan adrenalin bisa menaikkan gula darah sekaligus memicu keinginan makan manis. Coba redakan stres dengan jalan santai atau menulis jurnal.
Kebiasaan kecil seperti kurang tidur, jarang minum air, atau terlalu sering menyesap minuman manis tampak sepele, tapi efeknya bisa besar. Mengubah pola hidup sederhana dapat menekan risiko diabetes dan menjaga tubuh tetap sehat dalam jangka panjang. (Health, NDTV/Z-10)
Gula juga bisa dijadikan bumbu masakan seperti sayur dengan catatan maksimal hanya 1 sendok teh.
Bagi penderita diabetes, penyakit kardiovaskular, dan tekanan darah tinggi, Dr Zakiah merekomendasikan konsumsi maksimal dua butir telur per minggu.
Pakar kesehatan mengungkapkan bahwa kombinasi obesitas dan diabetes yang dikenal sebagai "diabesity" kini menjadi ancaman kesehatan baru yang serius
Scaffold hidrogel merupakan biomaterial yang dapat memfasilitasi pembentukan struktur jaringan dengan material eceng gondok
Penderita diabetes perlu mencegah arteri perifer agar terhindar dari komplikasi penyakit serius
Katarak bukan lagi penyakit lansia. Kenali katarak juvenil yang mengincar usia produktif akibat diabetes, trauma, hingga miopia tinggi. Cek gejalanya di sini!
Masyarakat disarankan melakukan deteksi dini, yaitu skrining untuk mengidentifikasi risiko diabetes sejak awal.
Konsumsi minuman berpemanis (SSB) di Indonesia meningkat tajam. Pakar Gizi IPB ingatkan risiko diabetes dan pentingnya membatasi asupan gula harian.
Gula aren sering dianggap lebih sehat, tapi benarkah aman untuk diabetes? Simak kandungan, indeks glikemik, batas konsumsi harian, serta risiko kesehatan jika berlebihan.
Simak 5 cara efektif menjaga kadar gula darah tetap stabil, mulai dari pola makan hingga kelola stres, guna mencegah komplikasi diabetes sejak dini.
Sering kesemutan atau mati rasa? Jangan anggap sepele. Bisa jadi itu tanda neuropati perifer, gangguan saraf yang berbahaya jika dibiarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved