Sering Kesemutan? Jangan Anggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Saraf Rusak

Abi Rama
17/4/2026 20:29
Sering Kesemutan? Jangan Anggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Saraf Rusak
Sering kesemutan atau mati rasa? Jangan anggap sepele(Freepik)

KESEMUTAN sering dianggap hal biasa. Padahal, jika terjadi berulang atau terus-menerus, kondisi ini bisa menjadi sinyal awal neuropati perifer—gangguan saraf yang diam-diam bisa menurunkan kualitas hidup.

Neuropati perifer terjadi ketika saraf di luar otak dan sumsum tulang belakang mengalami kerusakan. Padahal, saraf ini punya peran penting: mengirim sinyal dari otak ke seluruh tubuh, termasuk otot, kulit, hingga organ dalam.

Saat saraf terganggu, sinyal tidak berjalan normal. Dampaknya? Tubuh mulai “memberi tanda”.

Gejala yang Sering Diabaikan

Gejala neuropati perifer tidak selalu sama, tapi ada beberapa tanda yang paling umum:

  • Kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki
  • Sensasi seperti tertusuk atau terbakar
  • Nyeri menusuk atau berdenyut
  • Otot melemah dan refleks menurun
  • Gangguan keseimbangan

Dalam kondisi tertentu, gejala bisa berkembang lebih serius hingga menyebabkan kelumpuhan.

Jika yang terdampak adalah saraf otonom, masalahnya bisa lebih luas. Mulai dari gangguan pencernaan, keringat berlebih, sampai tekanan darah yang tidak stabil.

Penyebabnya Ternyata Beragam

Neuropati perifer tidak muncul tanpa alasan. Beberapa pemicunya antara lain:

  1. Diabetes (penyebab paling umum)
  2. Infeksi seperti herpes zoster, HIV, atau Lyme
  3. Penyakit autoimun (lupus, rheumatoid arthritis)
  4. Cedera fisik seperti patah tulang
  5. Paparan racun (logam berat & bahan kimia)
  6. Efek samping obat, termasuk kemoterapi
  7. Kekurangan vitamin (terutama B12)
  8. Penyakit ginjal
  9. Faktor genetik

Cara Mengurangi Risiko

Tidak semua kasus bisa dicegah, tapi risiko bisa ditekan dengan langkah sederhana:

  • Menjaga kadar gula darah tetap stabil
  • Menghindari alkohol berlebihan & berhenti merokok
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang
  • Rutin berolahraga untuk menjaga aliran darah

Kesemutan mungkin terlihat sepele, tapi tubuh sering memberi sinyal sebelum kondisi menjadi lebih serius. Mengenali gejala sejak awal bisa jadi langkah penting untuk mencegah kerusakan saraf yang lebih parah. (Halodoc/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya