Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGAPAN bahwa katarak hanya menyerang kelompok lanjut usia (lansia) kini terbantahkan. Dokter spesialis mata, Florence Meilani Manurung, (Sp.M (K)), memperingatkan munculnya fenomena katarak juvenil yang mulai mengintai masyarakat di usia produktif.
Katarak juvenil merupakan kondisi kekeruhan lensa mata yang terjadi pada usia muda. Meski prevalensinya tidak setinggi katarak senilis (faktor penuaan), kondisi ini patut diwaspadai karena sering kali tidak disadari oleh mereka yang masih aktif beraktivitas.
Menurut Florence, katarak pada usia muda tidak terjadi begitu saja. Terdapat beberapa faktor risiko medis dan gaya hidup yang mempercepat kerusakan lensa mata, di antaranya:
"Gejala awal sering kali berupa penurunan kualitas penglihatan. Pandangan terasa berkabut, berasap, atau buram, bahkan saat pasien sudah menggunakan kacamata," ujar Florence dilansir dari Antara, Senin (27/4).
Urgensi penanganan katarak di Indonesia sangat krusial. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, tercatat sekitar 600 ribu hingga 650 ribu kasus kebutaan akibat katarak sepanjang tahun 2025. Pemerintah pun telah merespons melalui Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/Menkes/67/2026 untuk memperkuat tata laksana klinis penyakit ini.
Info Layanan Kesehatan:
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan skrining mata melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2026. Selain itu, operasi katarak telah dijamin sepenuhnya oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Sebagai langkah preventif, Florence menyarankan penggunaan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan untuk menghindari paparan UV dan risiko cedera, serta konsisten menerapkan pola hidup sehat guna mengontrol kadar gula darah dan tekanan darah.
Pemerintah melalui Peta Jalan Kesehatan Penglihatan 2025-2030 menargetkan minimal 60% penderita katarak mendapatkan akses operasi. Pada tahun 2025 sendiri, capaian operasi katarak nasional telah menyentuh angka 634.642 orang, atau sekitar 92% dari target yang ditetapkan. (Z-10)
Lansia di Indonesia menghadapi berbagai masalah kesehatan, termasuk hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.
Diagnosis obesitas ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan biasanya obesitas memiliki batas massa lemak pada laki-laki sebesar 25% dan perempuan sebesar 35%.
MAYORITAS penduduk Indonesia saat ini berada pada kelompok usia produktif. Hingga Semester II Tahun 2025, sebanyak 199.026.595 jiwa berada di rentang usia 15 hingga 64 tahun.
Berbagai penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, kanker, hingga gagal ginjal kini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif.
Fisioterapi tidak hanya berfungsi sebagai terapi kuratif pascacedera, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menjaga kapasitas fungsional tubuh dalam aktivitas sehari-hari.
Saat bonus demografi, terjadi surplus usia produktif yang sangat tinggi. Angkanya rata-rata 70% dari keseluruhan jumlah penduduk usia produktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved