Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH tengah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari aspek kesehatan jemaah, pengelolaan kuota, hingga efisiensi pembiayaan. Langkah ini diambil menyusul berbagai persoalan yang mencuat pada penyelenggaraan haji tahun ini.
Dari aspek biaya, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memastikan bahwa biaya haji 2026 tidak akan mengalami kenaikan meski menghadapi tantangan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan riyal Arab Saudi.
"Biaya (haji 2026) tidak bertambah. Kita mengeluarkan biaya kan ada yang dolar dan riyal. Kalau gak berubah, dengan depresiasi rupiah bisa tambah Rp3 juta. Itulah bagaimana kita harus berusaha," kata Irfan saat agenda pertemuan dengan Media Indonesia di kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta Pusat, Jumat (19/9).
Ia mengakui bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta agar biaya haji dapat diturunkan. Irfan pun menyatakan akan melakukan berbagai upaya. Namun, jika memang tidak dapat diturunkan, ia memastikan bahwa biaya haji tidak naik.
"Saya optimistis kalau kita bisa memangkas biaya-biaya yang tidak jelas, itu bisa diturunkan. Dan itu yang saya sampaikan. Saya juga sudah meminta izin ke Pak Presiden untuk melakukan hal-hal ekstrem dalam upaya penurunan biaya haji," kata Irfan.
Hal lainnya yang menjadi perhatian di pelaksanaan haji 2026 ialah terkait dengan kesehatan. Irfan mengakui pada penyelenggaraan haji 2025, kesehatan jemaah haji menjadi masalah yang cukup serius. Pasalnya, dari kurang lebih 1.000 jemaah haji yang meninggal dunia, Indonesia menyumbang separuhnya. "Ini menjadi pukulan telak," imbuh dia.
Karenanya, ia memastikan bahwa pemeriksaan kesehatan pada jemaah haji mendatang akan dilakukan sesuai dengan SOP tanpa pelonggaran.
"Lakukan SOP kesehatan sesuai dengan yang kita punya. Pemerintah saudi juga akan mengadakan cek di bandara sana. Yang datang dan tidak layak akan dipulangkan," ucap dia.
Selain itu, Irfan memastikan bahwa pihaknya akan melakukan upaya penataan kuota agar sesuai ketentuan Undang-Undang, yakni berdasarkan panjang antrean, bukan pemerataan.
"Kita akan upayakan kembali ke UU, tapi jangan menimbulkan gejolak di masyarakat. Data antrean yang sekarang masih dipegang Kemenag, nanti juga jemaah yang berangkat akan diumumkan secara terbuka," ucap dia.
Beberapa hal yang dilakukan untuk menata kuota haji di antaranya jemaah yang sudah membayar setoran awal Rp25 juta tetapi tidak muncul saat dipanggil akan dihapus dari daftar. Saat ini tercatat ada 12 ribu jemaah atau sekitar 30 kloter.
Selain itu, pihaknya juga akan memangkas petugas haji dari daerah. "Jadi tadinya petugas haji dari tiap daerah ada tiga. Sekarang kita berikan hanya dua orang. Itu bisa memangkas sangat banyak. Dan kami imbau agar petugas haji dari daerah memang yang betul-betul, karena mereka kan tugasnya melayani," bebernya.
Irfan optimistis dengan upaya dan kolaborasi lintas sektor, pelaksanaan haji Indonesia akan semakin baik. "PR kita banyak, mulai dari biaya, kesehatan, dan bagaimana kita menata kuota," pungkasnya. (H-3)
Lebih lanjur, dia juga memberikan catatan terkait mahram haji yang terpisah-pisah pada pelaksanaan haji di tahun-tahun sebelumnya.
Pemerintah menyiapkan Skema Murur bagi 100.930 calon haji reguler atau 50 persen kuota untuk menekan kepadatan ekstrem dan risiko keselamatan di Muzdalifah.
Menhaj mengakui bahwa dalam proses penetapan akomodasi, konsumsi, dan transportasi, terdapat berbagai tantangan.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam Rapat Paripurna menetapkan 64 Rancangan Undang-Undang (RUU) sebagai bagian dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memaparkan langkah penyidikan terbaru terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan serta distribusi kuota haji.
Istitaah kesehatan calon jemaah haji Indonesia 1447H/2026M menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Sebanyak 359 jemaah calon haji asal Samarinda diberangkatkan ke Madinah, Arab Saudi, untuk melaksanakan ibadah haji,
JEMAAH haji Indonesia, khususnya kelompok lanjut usia (lansia), diimbau untuk bijak dalam mengatur ritme ibadah dan tidak memaksakan diri melaksanakan salat Arbain di Masjid Nabawi.
Kemenhaj pastikan layanan Mecca Route atau fast track permudah jamaah haji 2026 di 4 bandara Indonesia. Proses imigrasi selesai di Tanah Air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved