Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Tahukah kamu? Penggunaan peeling serum tidak bisa dilakukan sembarangan karena berkaitan langsung dengan kesehatan kulit. Jika salah urutan skincare, kulit justru bisa mengalami iritasi, kemerahan, bahkan breakout.
Peeling sendiri adalah proses eksfoliasi kulit untuk mengangkat sel-sel mati sekaligus merangsang regenerasi kulit baru. Saat dilakukan di rumah, peeling biasanya dilanjutkan dengan penggunaan pelembap agar kulit tetap lembap dan sehat.
Namun, bila peeling dilakukan di klinik kecantikan, biasanya skincare harian dihentikan selama tiga hari agar kulit bisa pulih dengan optimal.
Menurut dokter kulit Shereene Idriss, aturan praktis skincare adalah mengaplikasikan produk yang paling ringan terlebih dahulu hingga yang paling tebal terakhir. Hal ini karena produk dengan tekstur ringan tidak bisa menembus produk yang lebih kental.
Lalu, bagaimana urutan skincare yang benar setelah menggunakan peeling serum? Simak panduannya berikut ini.
Langkah pertama adalah mencuci wajah dengan pembersih lembut, bebas sulfat, dan sesuai dengan jenis kulit.
Hindari pembersih dengan bahan keras karena bisa memperparah kondisi kulit setelah peeling.
Setelah wajah bersih, gunakan toner tanpa alkohol untuk menyeimbangkan pH kulit.
Pilih serum sesuai kebutuhan kulit.
Setelah serum, kunci kelembapan kulit dengan moisturizer ringan yang bisa digunakan pagi dan malam.
Di siang hari, jangan pernah melewatkan sunscreen dengan minimal SPF 30. Pilih tabir surya berbahan dasar mineral atau kimia sesuai jenis kulit. Sunscreen akan melindungi kulit yang baru peeling dari bahaya sinar UV.
Setiap orang memiliki kondisi kulit berbeda, sehingga urutan skincare setelah peeling serum bisa sedikit bervariasi. Jika muncul tanda iritasi, kemerahan, atau rasa perih, segera hentikan pemakaian produk dan konsultasikan ke dokter.
Merawat kulit dengan urutan skincare yang tepat setelah peeling serum bukan hanya membuat hasil lebih maksimal, tetapi juga menjaga kulit tetap sehat dan aman dalam jangka panjang. (Hello Sehat/Z-10)
Menurut Centers for Disease Control and Prevention, virus cacar air tetap “tidur” dalam tubuh dan bisa aktif kembali jadi herpes zoster. Kenali risiko dan pencegahannya.
Dokter spesialis kulit menyarankan perawatan kulit dimulai 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan menghindari risiko iritasi menjelang hari H.
Ahli estetika dr. Dewita Kamaruddin memperingatkan munculnya tanda penuaan di usia 20-an akibat gaya hidup buruk. Simak tips perawatannya di sini.
Olahraga outdoor atau di luar ruangan berisiko merusak kulit. Simak tips simpel melindungi kulit dari sinar UV, mulai dari penggunaan sunscreen hingga pemilihan waktu yang tepat.
Temukan perbedaan mendasar antara perawatan anti-aging dan filosofi ageless beauty. Panduan lengkap memilih pendekatan kecantikan yang tepat untuk kulit.
Panduan lengkap perawatan ageless beauty yang sedang tren. Temukan jenis perawatan medis, gaya hidup, dan tips menjaga kulit tetap kencang dan sehat.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Ketua Perdoski dr. Hanny Nilasari memperingatkan bahwa virus HPV tidak hanya menular lewat hubungan seksual, tapi juga kontak kulit dan objek tertentu.
Jelita, kamu punya tas, dompet, atau asesoris fesyen lainnya berbahan kulit yang keren tapi masih diragukan kehalalan material dan prosesnya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved