Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OLAHRAGA selama ini identik dengan tubuh bugar dan sehat. Namun, manfaatnya melampaui aspek fisik, kesehatan mental juga ikut terjaga. Banyak orang merasakan suasana hati lebih baik, energi meningkat, dan pikiran lebih tenang setelah rutin berolahraga.
Aktivitas fisik mendorong pelepasan hormon endorfin dan serotonin, yang mampu mengurangi stres, kecemasan, dan depresi. Olahraga menurunkan kadar hormon pemicu stres seperti adrenalin dan kortisol, sehingga emosi negatif lebih terkendali.
Manfaatnya juga menyentuh kualitas tidur. Latihan teratur membantu tidur lebih nyenyak, mengurangi frekuensi terbangun di malam hari, dan mendukung pemulihan mental. Tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga kestabilan emosi dan kesehatan otak.
Selain itu, olahraga meningkatkan rasa percaya diri melalui perbaikan bentuk tubuh dan berat badan ideal. Secara kognitif, aktivitas fisik merangsang pertumbuhan sel saraf baru (neurogenesis) dan menjaga plastisitas otak, membantu mencegah penurunan daya ingat seiring bertambahnya usia.
Tidak perlu berlebihan, olahraga ringan hingga sedang seperti berjalan cepat atau berenang selama 2,5 - 5 jam per minggu sudah memberi dampak positif. Konsistensi adalah kunci; langkah kecil yang dimulai hari ini akan memberi manfaat besar di masa depan. (Bio Farma/Kementerian Kesehatan RI/Z-10)
Psikolog Ratih Ibrahim memperingatkan risiko PTSD pada korban kecelakaan kereta api. Simak gejala, faktor risiko, dan pentingnya penanganan dini di sini.
Penelitian terbaru mengungkap konsep 'affective tactile memory'. Ternyata, tubuh kita merekam sentuhan bermakna sebagai sensasi fisik yang membentuk rasa aman seumur hidup.
Psikolog Ratih Ibrahim menjelaskan pentingnya resiliensi dan dukungan keluarga bagi korban kecelakaan kereta api untuk pulih dari trauma psikologis.
Ia juga mengingatkan bahwa menghindari sepenuhnya stimulus yang berkaitan dengan trauma dalam jangka panjang dapat menghambat proses pemulihan.
Ia menjelaskan, gejala yang muncul bisa beragam, seperti perasaan cemas berlebihan, jantung berdebar saat berada di keramaian.
Masalah emosi dan perilaku pada anak usia dini kerap kali dipersepsikan sebagai fase perkembangan yang wajar.
Penelitian terbaru terhadap 100.000 orang membuktikan bahwa variasi jenis olahraga lebih efektif memperpanjang usia dibandingkan sekadar menambah durasi latihan.
Tinggi badan anak dipengaruhi banyak faktor selain genetik, seperti gizi, tidur cukup, dan olahraga. Pelajari cara mendukung pertumbuhannya dengan tepat!
Jalan kaki, berkebun, hingga pekerjaan rumah tangga dapat membantu menurunkan risiko demensia. Aktivitas fisik ringan pun bermanfaat bagi otak.
Persiapkan fisik prima untuk Haji 2026. Simak panduan latihan jalan kaki, manajemen kesehatan, dan tips kebugaran agar ibadah haji lancar dan mabrur.
Lansia yang aktif secara fisik cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar dibandingkan mereka yang kurang bergerak.
Aktivitas fisik tetap menjadi komponen penting dalam menjaga kebugaran. Namun, pilihan jenis olahraga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi fisik masing-masing individu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved