Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI properti sering diasosiasikan dengan beton, laba, dan spekulasi. Namun di tangan Runita Kesumaramdhani, konsep itu berubah menjadi sesuatu yang lebih visioner—berkelanjutan, berdampak, dan kolaboratif.
Dalam ImpactPreneurs Summit 2025 yang digelar di Gedung Marie Muhammad, Jakarta, Runita tampil sebagai narasumber pada sesi “Membangun Leadership, Inovasi, dan Winning Team”.
Ia berbagi cerita tentang bagaimana dunia investasi, yang selama ini didominasi logika profit semata, kini mulai bergerak menuju ekosistem yang lebih etis dan berjangka panjang.
Runita merupakan Head of Investment Performance & Strategy di Asia Green Real Estate, sebuah perusahaan investasi properti swasta yang mengelola dana dari Swiss untuk proyek-proyek properti hijau di Asia.
Dengan lebih dari 10 tahun pengalaman di bidangnya, Runita menjadi wajah baru dari generasi pemimpin perempuan yang tidak hanya cakap secara finansial, tetapi juga peka terhadap masa depan lingkungan dan sosial.
“Tidak ada proyek yang kami investasikan tanpa pertimbangan keberlanjutan,” kata Runita dalam sesinya. “Sertifikasi green building, efisiensi utilitas, kepatuhan izin, hingga reputasi mitra lokal, semua kami ukur ketat karena ini bukan hanya soal investasi—ini soal tanggung jawab.”
Menariknya, ia tidak menutup mata bahwa keberlanjutan masih menghadapi tantangan di Asia, terutama terkait keterbatasan tenaga ahli. Namun, alih-alih mengeluh, Runita dan timnya justru membentuk jalur pelatihan internal untuk mencetak green building experts dari dalam perusahaan sendiri.
“Kami ingin membuktikan bahwa tantangan itu bisa diubah jadi kekuatan. Sekarang, kami bahkan bisa menawarkan jasa sustainability kepada pihak luar,” tambahnya. “Inovasi bukan soal teknologi semata, tapi bagaimana kita merespons hambatan dengan cara yang solutif dan berdampak.”
Runita juga menyoroti bahwa kunci dari tim pemenang (winning team) di industri apa pun, termasuk investasi properti, adalah kolaborasi lintas fungsi, adaptasi terhadap perubahan, serta semangat kepemilikan (sense of ownership) dari setiap anggota tim.
Kepada para generasi muda yang hadir, ia meninggalkan pesan penuh makna, “Terus belajar, perluas koneksi, jangan berhenti bermimpi, dan pastikan setiap langkah kita membawa dampak nyata bagi masyarakat dan bangsa.”
ImpactPreneurs Summit 2025 diselenggarakan oleh Mata Garuda LPDP, bekerja sama dengan APSKI dan HIPMI Institute, sebagai ruang kolaboratif bagi para pemikir dan pelaku perubahan, khususnya para alumni beasiswa LPDP.
Runita, alumni University College London dan penerima beasiswa LPDP angkatan PK-17, menjadi contoh bahwa pemimpin masa depan tak hanya harus cerdas, tapi juga sadar arah.
Di tengah gempuran isu lingkungan dan disrupsi ekonomi global, ia hadir sebagai jembatan antara investasi dan keberlanjutan, antara impian pribadi dan kontribusi nyata bagi dunia. (Z-1)
Apresiasi datang dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait terhadap sinergi sektor swasta dalam memperluas akses hunian layak bagi masyarakat.
Generasi Z dan Milenial di Jakarta mulai meninggalkan konsep kepemilikan rumah sebagai simbol sukses. Simak analisis pakar properti terkait tren ini.
Kategori-kategori baru diluncurkan pada IPA 2026 sesuai perkembangan pasar properti saat ini. Termasuk Best Condo Developer dan Best Housing Developer dalam kategori Developer Award.
Laba emiten properti melonjak 216,7% pada 2025, ditopang optimalisasi aset dan pendapatan berulang, serta membagikan dividen Rp2 miliar.
PELAKU industri properti dan jasa keuangan terus dituntut adaptif di tengah dinamika global yang bergerak cepat.
Meskipun indeks harga properti residensial di pasar primer terus menunjukkan tren kenaikan, peluang bagi pembeli rumah pertama masih terbuka.
Danantara tengah menggarap proyek-proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai US$26 miliar atau setara Rp450,42 triliun (kurs Rp17.324 per dolar AS).
Data terbaru menunjukkan bahwa sektor hilirisasi menjadi kontributor signifikan dengan nilai investasi mencapai Rp147,5 triliun.
Pemerintah menyerap dana Rp40 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) dengan total penawaran masuk mencapai Rp74,95 triliun.
Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.
Di tengah dinamika pasar keuangan, kolaborasi antara manajer investasi dan perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman.
KBRI Warsawa gelar forum bisnis di Krakow dan Łódź untuk dorong investasi, perdagangan, dan kerja sama tenaga kerja Indonesia-Polandia jelang IEU-CEPA 2027.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved