Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT musim kemarau tiba, banyak dari anda yang mungkin merasakan kehadiran nyamuk yang lebih mengganggu. Gigitan mereka terasa lebih sering dan ganas, bahkan di siang hari yang terik. Ini bukan sekadar perasaan.
Fenomena ini memang memiliki penjelasan yang menarik dan perlu diketahui agar tetap waspada, terutama dalam kaitannya dengan penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD).
Nyamuk, terutama jenis Aedes aegypti, terkenal sebagai faktor utama dengue yang menyebabkan DBD. Saat musim kemarau berlangsung, terutama dengan suhu yang semakin tinggi akibat fenomena El Nino, perilaku nyamuk ini berubah menjadi lebih agresif.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan, suhu udara yang lebih hangat mempercepat siklus hidup nyamuk dan meningkatkan frekuensi gigitan mereka. Misalnya pada suhu sekitar 25°C, nyamuk menggigit tidak terlalu ganas. Berbeda ketika suhu naik menjadi 30°C atau lebih, mereka bisa menggigit dua kali lebih sering dalam sehari.
Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan nyamuk lebih menggila di musim kemarau.
Untuk menghadapi serangan nyamuk yang lebih ganas selama musim kemarau, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah menerapkan 3M Plus: Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk rutin menggunakan obat nyamuk, memakai pakaian yang menutupi tubuh, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar..
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan juga mendorong program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan mengedukasi masyarakat mengenai gejala dan pencegahan penyakit DBD. Selain itu, vaksinasi dengue kini juga sudah tersedia sebagai salah satu upaya pencegahan infeksi.
Musim kemarau bukan hanya identik dengan panas yang menyengat, tetapi juga nyamuk yang semakin ganas dan berbahaya. Oleh karena itu, tingkatkan kewaspadaan dan laksanakan langkah-langkah pencegahan guna mengurangi risiko penyebaran penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. (Kementerian Kesehatan/Z-3)
BPBD menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, mulai dari pemetaan wilayah rawan kekeringan hingga kesiapan distribusi bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak.
BUPATI Siak Afni Zulkifli menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Siak dalam mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menghadapi ancaman Super El Nino tahun 2026.
PEMERINTAH Kabupaten Sumedang mulai melakukan mitigasi menghadapi musim kemarau, khususnya terkait dampaknya pada sektor pertanian.
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
KEJADIAN bencana hidrometeorologi di Kabupaten Majalengka mulai berkurang.
KABUPATEN Indramayu diprakiran memasuki musim kemarau mulai akhir April 2026 ini.
Raditya Dika ajak pelaku usaha dan pekerja kreatif lakukan vaksinasi DBD sebagai investasi kesehatan untuk menjaga kelancaran produktivitas dan pekerjaan.
KADIN, Takeda, dan Bio Farma luncurkan SIAP Lawan Dengue untuk perkuat K3 dan produktivitas perusahaan dari risiko demam berdarah di Indonesia.
Kenali batas normal dan kritis trombosit pada pasien DBD serta tanda bahaya saat fase kritis untuk penanganan medis yang tepat.
Seorang WNI terinfeksi DBD di Taiwan. Otoritas Kaohsiung langsung lakukan langkah darurat dan pelacakan epidemiologis.
Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat terhadap bahaya demam berdarah melalui aksi nyata berbasis komunitas.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved