Raditya Dika Tekankan Pentingnya Vaksinasi DBD untuk Produktivitas Kerja

Basuki Eka Purnama
24/4/2026 16:03
Raditya Dika Tekankan Pentingnya Vaksinasi DBD untuk Produktivitas Kerja
Kreator Konten Raditya Dika(ANTARA/Vina Ashari)

KREATOR konten sekaligus pengusaha ternama, Raditya Dika, kini semakin memperketat proteksi kesehatan bagi keluarga dan lingkungan kerjanya. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif terhadap ancaman penyakit menular, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kerap mengintai produktivitas pekerja.

Dalam acara bertajuk "SIAP Lawan Dengue" di Jakarta, Kamis (24/4), Raditya mengungkapkan bahwa selama ini ia telah melakukan langkah dasar seperti menjaga kebersihan air. Namun, ke depannya ia berencana memperluas proteksi melalui program vaksinasi di lingkungan kantornya.

“Antisipasinya paling bersihkan air, mengurus air yang seperti itu. Baru sampai situ saja. Tapi karena ada acara ini, rencana berikutnya (vaksinasi) di kantor,” ujar Raditya.

Belajar dari Pengalaman Masa Lalu

Kesadaran Raditya terhadap risiko penyakit menular bukan tanpa alasan. Ia teringat masa sekolahnya ketika melihat seorang rekan harus absen lebih dari sepekan akibat DBD. Pengalaman pribadi pun turut memperkuat prinsipnya; tahun lalu ia sempat terjangkit tifus.

Meski hanya dirawat selama tiga hari berkat perlindungan vaksin yang sudah ia terima sebelumnya, Raditya mengaku tetap merasakan kerugian materiil dan non-materiil karena sejumlah jadwal pekerjaan terpaksa dibatalkan.

“Dokternya bilang untung sudah divaksin. Kalau tidak, mungkin bisa sebulan di rumah sakit. Meskipun hanya tiga hari, ruginya sudah lumayan karena banyak pekerjaan yang batal,” tuturnya.

Vaksinasi sebagai Investasi Bisnis

Bagi Raditya, kesehatan bukan sekadar kondisi fisik, melainkan bentuk proteksi agar alur kerja tetap berjalan lancar. Ia selalu memastikan diri mendapatkan vaksinasi lengkap, terutama saat akan menghadapi jadwal padat seperti tur stand-up comedy.

Berikut adalah poin-poin penting terkait langkah proteksi kesehatan yang ditekankan dalam kolaborasi lintas sektor tersebut:

Aspek Proteksi Tindakan Nyata
Lingkungan Membersihkan genangan air dan menjaga sanitasi ruang kerja.
Medis (Individu) Vaksinasi lengkap (termasuk DBD dan Tifus) sebelum agenda besar.
Korporasi/Tim Rencana vaksinasi dengue bagi karyawan di lingkungan kantor.
Tujuan Utama Menjaga keberlangsungan pekerjaan dan produktivitas harian.

Acara bertema “Bersama Lawan Dengue, Investasi untuk Kesehatan Karyawan dan Produktivitas Perusahaan” ini merupakan hasil kolaborasi strategis berbagai pihak, mulai dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan, KADIN, PT Bio Farma, PT Takeda Innovative Medicines, hingga PB IDI.

Melalui momentum ini, Raditya berharap para pelaku usaha muda dan pekerja di sektor kreatif mulai memandang vaksinasi dengue bukan sebagai beban biaya, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga stabilitas usaha dan kesehatan tim. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya