Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DEMAM Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi ancaman kesehatan serius yang memerlukan kewaspadaan tinggi. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti ini sering kali ditandai dengan gejala klasik seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala hebat, hingga munculnya bintik-bintik merah pada kulit.
Salah satu indikator klinis paling krusial dalam memantau kondisi pasien DBD adalah jumlah trombosit atau keping darah. Penurunan kadar trombosit, yang dikenal secara medis sebagai trombositopenia, menjadi parameter utama bagi tenaga medis untuk menentukan tingkat keparahan infeksi dan langkah penanganan selanjutnya.
Trombosit memiliki peran vital dalam proses pembekuan darah. Saat virus dengue menyerang, produksi trombosit di sumsum tulang belakang cenderung menurun, ditambah dengan adanya kerusakan pada pembuluh darah yang memperburuk kondisi pasien. Dalam kondisi normal, orang dewasa memiliki rentang trombosit antara 150.000 hingga 450.000 sel per mikroliter darah.
Berikut adalah klasifikasi tingkat keparahan DBD berdasarkan jumlah trombosit dalam darah:
| Kategori Kondisi | Jumlah Trombosit (per mikroliter) | Gejala Umum |
|---|---|---|
| Normal | 150.000 – 450.000 | Kondisi tubuh sehat. |
| DBD Ringan | 140.000 – 101.000 | Demam, pusing ringan. |
| DBD Sedang | 100.000 – 51.000 | Demam tinggi, mual, muntah, bintik merah. |
| DBD Parah (Kritis) | < 20.000 | Risiko pendarahan hebat, kerusakan pembuluh darah. |
Masyarakat sering kali terkecoh ketika demam pasien mulai menurun pada hari ke-3 hingga ke-7. Padahal, periode ini merupakan fase kritis ketika risiko kebocoran plasma dari pembuluh darah berada pada titik tertinggi. Penurunan trombosit yang drastis pada fase ini dapat memicu kondisi fatal jika tidak segera ditangani.
Keluarga pasien diminta untuk segera mencari bantuan medis darurat jika muncul tanda-tanda bahaya (warning signs) sebagai berikut:
Penanganan utama bagi pasien yang mengalami penurunan trombosit adalah pemantauan ketat di fasilitas kesehatan. Fokus utama medis adalah menjaga hidrasi tubuh melalui pemberian cairan infus, pemeriksaan darah rutin, hingga prosedur transfusi trombosit pada kasus-kasus tertentu yang sangat parah.
Di sisi lain, dukungan nutrisi juga memegang peranan penting dalam masa pemulihan. Pasien disarankan mengonsumsi makanan yang kaya akan:
Kabar baiknya, jumlah trombosit akan kembali meningkat secara alami setelah pasien berhasil melewati fase kritis. Seiring meredanya infeksi dan kembalinya fungsi normal sumsum tulang, tubuh akan memulihkan kadar keping darah ke batas normal dengan sendirinya. (alodokter/halodoc/Z-1)
Raditya Dika ajak pelaku usaha dan pekerja kreatif lakukan vaksinasi DBD sebagai investasi kesehatan untuk menjaga kelancaran produktivitas dan pekerjaan.
KADIN, Takeda, dan Bio Farma luncurkan SIAP Lawan Dengue untuk perkuat K3 dan produktivitas perusahaan dari risiko demam berdarah di Indonesia.
Seorang WNI terinfeksi DBD di Taiwan. Otoritas Kaohsiung langsung lakukan langkah darurat dan pelacakan epidemiologis.
Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat terhadap bahaya demam berdarah melalui aksi nyata berbasis komunitas.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, pada Maret mengalami peningkatan dibandingkan Februari.
SEPANJANG periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 44 warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, positif terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved