Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOSEN Program Studi Profesi Ners Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kampus Sumedang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Peningkatan Kesehatan Jiwa Siswa melalui Program Sekolah Sehat Jiwa (Sejiwa)”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SMPN 1 Cimalaka, Kabupaten Sumedang.
Dosen Program Studi Profesi Ners UPI kampus Sumedang menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran warga sekolah dan kesehatan jiwa siswa melalui Program Sekolah Sehat Jiwa (Sejiwa) dengan membentuk Usaha Kesehatan Jiwa Sekolah dan pelaksanaan pelatihan bagi kader kesehatan jiwa remaja di sekolah.
Sistem yang ada di sekolah memiliki peran penting dalam upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif terhadap kesehatan fisik dan mental di lingkungan sekolah. Pelatihan ini dapat menjadi bagian dari promosi kesehatan dalam program Usaha Kesehatan Jiwa Sekolah (UKJS).
Baca juga : Rawat 1.149 ODGJ, Dinas Kesehatan Batam Perkuat Layanan Kesehatan Mental
Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada siswa kader kesehatan jiwa remaja yang akan menjadi teman sebaya dan panutan untuk memengaruhi siswa lainnya melalui pelatihan dan pendampingan.
Tim pengabdian diketuai oleh Reni Nuryani, M.Kep., Ns., Sp.Kep.J. dan anggota yang terdiri dari Sri Wulan Lindasari, M.Kep., Ners., Popi Sopiah, S.Kp., M.Biomed. serta mahasiswa keperawatan. Selain itu, pihak sekolah dan perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang serta dosen Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran turut hadir.
Setelah pelatihan dilaksanakan, tim pengabdian melakukan proses pendampingan untuk membimbing para kader kesehatan jiwa dalam melakukan praktik lapangan kepada teman sebaya di kelasnya masing-masing sebagai bentuk implementasi secara langsung dari ilmu yang telah didapatkan pada saat pelatihan.
“Adanya pelatihan bagi kader kesehatan jiwa di sekolah sangat penting untuk mencegah dan mengatasi masalah kesehatan jiwa pada siswa karena berdasarkan riset kesehatan dasar depresi marak dialami oleh remaja. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan warga sekolah dapat lebih peduli pada kondisi kesehatan jiwa siswa," ujar guru SMPN 1 Cimalaka, Atep Tedi melalui keterangannya, Minggu (1/9).
Enung Titin Agustikawati, selaku Kepala Sekolah SMPN 1 Cimalaka berharap kegiatan ini membuat siswa-siswinya menjadi anak yang tangguh, sehat fisik dan jiwa. Ia juga berharap kerja sama dapat terus terjalin antara Program Studi Keperawatan UPI kampus Sumedang dengan SMPN 1 Cimalaka (Z-8)
Psikolog Ratih Ibrahim memperingatkan risiko PTSD pada korban kecelakaan kereta api. Simak gejala, faktor risiko, dan pentingnya penanganan dini di sini.
Penelitian terbaru mengungkap konsep 'affective tactile memory'. Ternyata, tubuh kita merekam sentuhan bermakna sebagai sensasi fisik yang membentuk rasa aman seumur hidup.
Psikolog Ratih Ibrahim menjelaskan pentingnya resiliensi dan dukungan keluarga bagi korban kecelakaan kereta api untuk pulih dari trauma psikologis.
Ia juga mengingatkan bahwa menghindari sepenuhnya stimulus yang berkaitan dengan trauma dalam jangka panjang dapat menghambat proses pemulihan.
Ia menjelaskan, gejala yang muncul bisa beragam, seperti perasaan cemas berlebihan, jantung berdebar saat berada di keramaian.
Masalah emosi dan perilaku pada anak usia dini kerap kali dipersepsikan sebagai fase perkembangan yang wajar.
Mendikdasmen menegaskan komitmennya dalam menjaga pelaksanaan TKA agar tetap kredibel, transparan, dan berintegritas di seluruh wilayah Indonesia.
Kemendikdasmen luncurkan PJJ jenjang menengah untuk tekan angka ATS usia 16-18 tahun. Simak kesiapan sekolah induk di Malaysia, Ternate, dan Padalarang.
Pendekatan STEM tidak hanya berfokus pada teknologi sebagai alat, juga sebagai sarana untuk membentuk pola pikir kritis dan inovatif dalam memecahkan tantangan dunia nyata.
Karya bertajuk “Penulisan Kaligrafi Mandarin pada Media Payung Terbanyak” tersebut sekaligus mengantarkan sekolah tiga bahasa itu mencatatkan rekor MURI.
APCA Indonesia meluluskan siswa Culinary dan Pastry Arts melalui pendidikan intensif 9 bulan. Fokus pada kesiapan kerja dan standar global industri F&B.
Siswa di daerah itu terpaksa berangkat dan pulang sekolah dengan melintasi pipa air karena jembatan yang biasa mereka lalui ambruk dan tak kunjung dibangun kembali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved