Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK perubahan iklim di Indonesia menjadi perhatian serius saat ini, tak terkecuali bagi Lazismu dan Madani. Sosialisasi pemahaman tentang perubahan iklim semakin mendesak karena masih menjadi perkerjaan bersama.
Sebagai bentuk sosialisasi pemahaman perubahan iklim, Lazismu dan Madani menggelar Workshop Perubahan Iklim di Indonesia dan Peran Lazismu pada 4 Agustus 2024.
Ketua Badan Pengurus Lazismu, Ahmad Imam Mujadid Rais menyampaikan bahwa agenda ini diinisasi oleh Lazismu yang bersinergi dengan Madani Berkelanjutan selama dua hari.
Baca juga : Berkat Kinerja Aksi Iklim Sistematis, Indonesia Raih Pengakuan Internasional
“Agenda ini direncanakan dengan proses yang panjang dan evaluasi program yang bertalian dengan SDGs. Lazismu menilai capaian program lingkungannya harus dioptimalkan, sehingga terserap dalam suatu aktivitas yang strategis,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Selasa (6/8).
Mujadid Rais mengatakan, saat ini perubahan iklim merupakan topik yang hangat di Muhammadiyah. Sebagai lembaga filantropi, Lazismu harus turut serta memberikan solusi (problem solver) dan bagi fasilitator bagi masyarakat dalam menyelamatkan lingkungan.
Di Muhammadiyah sendiri, sebut Mujadid Rais, kampanye kesadaran lingkungan dan perubahan iklim dibentuk dengan hadirnya Muhammadiyah Climate Changes (MCC).
Baca juga : Muhammadiyah dan Danone Komitmen Dukung Upaya Atasi Perubahan Iklim
Menurutnya, Lazismu melalui program lingkungan, telah berkoordinasi dengan Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk mengkaji dana penghimpunan zakat agar bisa dimanfaatkan untuk penyelamatan lingkungan.
“Beberapa program telah diaktivasi Lazismu di beberapa titik, misalnya di Duren Sawit, Jakarta dalam pemberdayaan komunitas pemulung yang disinergikan dengan program kampung hijau bersama Swara Peduli Indonesia. Program lingkungan lainnya di Bantul, Yogyakarta mengaktivasi rumah produksi pengelolaan sampah,” tuturnya.
Bersama dengan Madani Berkelanjutan, jelas Mujadid Rais, Lazismu dapat saling mengisi untuk memperkuat program lingkungan dari lain aspek khususnya dampak perubahan iklim. Lazismu akan belajar untuk mendapatkan informasi penting dari Madani yang sudah bergerak di kajian perubahan iklim.
Baca juga : Muhammadiyah Deklarasikan Kampanye Peduli Lingkungan
“Dengan melibatkan empat puluhan kantor Lazismu wilayah dan daerah yang telah dikaji kerentanan daerahnya diharapkan akan lebih mengena. Karena di beberapa kota yang dulu dikenal sejuk kini karena suhu global yang naik mengalami dampaknya dan tidak sejuk lagi. Termasuk para nelayan di pesisir pantai yang merasakan dampaknya ketika melaut,” paparnya.
Maka dengan berkontribusinya Lazismu dalam perubahan iklim, harap Mujadid Rais, para peserta yang hadir bisa melihat kondisi daerahnya masing-masing dan menyampaikan pemahaman tentang dampak dari perubahan iklim kepada masyarakat luas di lingkungan sekitarnya.
Senada dengan itu, Direktur Eksekutif Madani Berkelanjutan, Nadia Hadad merasa senang bisa berkolaborasi dengan Lazismu. “Madani Berkelanjutan akan siap berkolaborasi dengan Lazismu melalui kajian dan riset yang mudah-mudahan bisa memberikan kontribusi terhadap lembaga filantropi dalam mengembangkan program-programnya yang strategis,” pungkasnya. (H-2)
Selain meningkatkan pemahaman para guru sejarah tentang kajian sejarah, kegiatan workshop ini memberikan sumbangan pengetahuan dalam memahami keberagaman budaya Indonesia.
UMKM akan didorong untuk membangun kreativitas dan keterampilan lewat workshop interaktif sebagai bagian dari pengalaman belajar yang imersif.
Owner sekaligus CEO Renner Syariah Nasir mengatakan komunikasi adalah urat nadi bisnis syariah, kata-kata dari seorang leader adalah representasi dari nilai perusahaan.
Obesitas saat ini merupakan salah satu tantangan kesehatan global yang terus meningkat, dengan dampak signifikan terhadap kualitas hidup
Hanya dari satu kali pelaksanaan workshop, peserta berhasil melahirkan 10 karya ide inovasi dari 10 kelompok siswa.
IDAI juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pemenuhan fasilitas kesehatan anak.
Haedar Nashir berpesan agar UMSU di bawah kepemimpinan yang baru dapat menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan sebaik mungkin.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
KETUA PP Muhammadiyah sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy menyatakan belum mendalami skema soal wacana pemerintah mengenai war tiket haji.
Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), H. Budi Setiawan, S.T., menegaskan bantuan bagi korban bencana harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi yang tepat.
KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa gelar akademik tidak secara otomatis menjadikan seseorang sebagai intelektual sejati.
Tantangan masa depan, baik di level lokal, nasional, maupun global, membutuhkan pemikiran yang tajam serta relevan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved