Komunikasi Jadi Kunci Kembangkan Bisnis Syariah

Despian Nurhidayat
23/4/2026 20:38
Komunikasi Jadi Kunci Kembangkan Bisnis Syariah
Ilustrasi(Dok Istimewa)

DI tengah riuh rendahnya kompetisi industri network marketing Tanah Air, gebrakan besar lahir dari jantung Sulawesi Selatan. Bukan sekadar soal angka atau strategi omzet, PT Renner Inti Internasional (Renner Syariah) memilih jalan lebih fundamental yakni membangun kualitas dan mentalitas para membersnya.

Sebanyak puluhan leader terbaik yang terbagi dalam tiga kelompok besar larut dalam proses transformasi diri intensif lewat workshop Soul of Speaking for Star dan Soul of Speaking for Prime, di Makassar.

Agenda ini bukanlah pelatihan public speaking konvensional. Ini mandat suci Renner Academy, kawah candradimuka bagi pengusaha menyatukan integritas moral, ketajaman intelektual, dan kedalaman spiritual.

Owner sekaligus CEO Renner Syariah Nasir mengatakan komunikasi adalah urat nadi bisnis syariah. Ia meyakini kata-kata dari seorang leader adalah representasi dari nilai perusahaan. “Bagi kami, kesuksesan finansial harus jalan beriringan dengan etika luhur. Workshop ini bukan cuma bertujuan mencetak orator yang pandai merayu, melainkan leader untuk menyampaikan kebenaran soal kejujuran. Setiap kata terucap harus menjadi solusi menenangkan, sesuai prinsip syariah yang menjadi nafas perjuangan kami,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Rani Badri Kalianda, founder dan fasilitator utama Soul of Speaking, menyampaikan metode mutakhir yang mengawinkan teknik teater untuk olah emosi, kaidah jurnalistik untuk ketajaman pola pikir, dan ilmu psikologi untuk membangun empati.

“Antusiasme para leader Renner Syariah benar-benar di luar ekspektasi. Mereka menikmati bagaimana belajar teknik vokal atau gestur yang tidak mekanis tapi belajar menyelaraskan pikiran dan perasaan mereka. Sebab, komunikasi yang lahir dari jiwa tenang dan jujur lebih mudah mengetuk hati masyarakat,” ujar Rani.

Agus Tefi, Grand Mentor dan pemegang peringkat tertinggi, Royal Crown Bintang 2 Renner Syariah, menambahkan sebagai praktisi yang malang-melintang di industri MLM sebelum berlabuh di Renner pada awal 2018, mengakui ada revolusi mentalitas luar biasa dalam workshop. “Sebelum mengikuti workshop, masih ada kecenderungan kuat di diri para member menyalahkan faktor eksternal ketika menemui hambatan. Namun, pascapelatihan, alhamdulillah ada kesadaran kolektif bahwa tidak ada kesalahan berdiri sendiri, semuanya sebab-akibat,” ungkap Agus.

Dia mengutarakan transformasi ini mengubah cara pandang member dalam membangun jaringan. “Setelah mengikuti workshop ini, banyak leader dan member Renner Syariah semakin sadar kunci utama berbisnis adalah gift atau memberi. Fokus kami bukan lagi mencari untung, tetapi bagaimana memberikan keuntungan dan kemaslahatan bagi orang lain.”

Ia mengatakan Renner Syariah bukan perusahaan MLM biasa. Keunggulannya terletak pada strategi unik dan berpihak pada rakyat kecil. Menurut Agus, Renner memilih jalan sunyi tapi masif, menjangkau pasar pedesaan dan memfokuskan produk hingga pelosok kampung. Selain itu, di Renner, reward diberikan berulang serta terakumulasi.

Agus optimistis dengan perpaduan sistem bisnis yang amanah, manajemen transparan, dan kompetensi leader yang terus diasah, Renner Syariah semakin mantap mengukuhkan posisi sebagai pionir ekonomi syariah di Indonesia. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya