Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional, Siam Cement Group (SCG) membuka pendaftaran program Beasiswa SCG Sharing the Dream 2024. Country Director SCG Indonesia Warit Jintanawan mengungkapkan beasiswa tersebut akan diberikan kepada 400 pelajar SMA/sederajat dan 10 mahasiswa Strata 1, termasuk para penyandang disabilitas.
"Sejak 2012, beasiswa ini telah disalurkan ke lebih dari 4.050 pelajar Indonesia sebagai perwujudan komitmen SCG dalam misi pembangunan Indonesia melalui pemerataan akses pendidikan, serta implementasi dari prinsip ESG 4 Plus yang menjadi kerangka kerja perusahaan," ujar Jintanawan melalui keterangan tertulis, Rabu (8/5).
Tahun ini, SCG Sharing the Dream mengusung tema Green Generation, yaitu generasi dengan kesadaran lingkungan, aktif terlibat dalam praktik berkelanjutan, dan berkomitmen untuk menjaga bumi bagi generasi mendatang.
Baca juga : Gus Amri Sowan ke Pj Bupati Pasuruan Laporkan Penyaluran Beasiswa
Pendaftar, sebagai para calon generasi hijau harus membuat essay community project mengenai kontribusi untuk lingkungan dan masyarakat yang menuangkan pemikiran dan gagasan mereka untuk merespons isu-isu lingkungan dan sosial, seperti perubahan iklim, pengelolaan limbah, dan pengelolaan sumber daya alam.
"Esai ini akan menjadi salah satu indikator penting kelayakan penerima beasiswa," tuturnya.
Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 2 Juni 2024, dengan persyaratan untuk siswa SMA/sederajat, di antaranya siswa kelas X, XI, dan XII atau sederajat tahun ajaran 2024/2025, berdomisili di Bogor, Sukabumi, Jakarta, Tangerang Selatan, Karawang, Bekasi, dan Gresik (khusus anak dari pekerja bangunan, pendaftar harus berdomisili di Sukabumi dan Cianjur).
Baca juga : Tingkatkan Kualitas SDM, Pelajar Dan Mahasiswa Bangka Belitung Didorong Raih Beasiswa
Selain itu, pelajar harus memiliki rata-rata nilai rapor minimum 75 dari 2 semester
terakhir, melengkapi formulir pendaftaran dan mengirimkan dokumen dan esai
yang diperlukan.
Sedangkan persyaratan untuk mahasiswa adalah pernah menjadi penerima beasiswa Sharing the Dream saat SMA, atau mahasiswa aktif jenjang D4 dan S1 atau lulusan SMA/MA/SMK yang akan melanjutkan kuliah.
Selain itu, nilai rata-rata rapor selama SMA adalah 75 atau IPK minimal 3.00 (bagi mahasiswa aktif), memiliki prestasi akademis dan nonakademis yang baik, serta aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Proposal community project terbaik akan mendapatkan pendanaan sebesar Rp15 juta dan bimbingan dalam implementasinya. Mahasiswa S1 akan menerima dana sebesar Rp8 juta/tahun. (Ant/Z-11)
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
Pelajar SMA/SMK Indonesia menyulap ampas kopi dan cangkang telur jadi produk bisnis berkelanjutan melalui Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program.
Baznas melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) Pesawaran memberikan layanan kesehatan gratis, sekaligus edukasi bahaya merokok bagi para pelajar di SMP Negeri 27 Pesawaran, Lampung.
Peran pendidikan menjadi krusial dalam membekali pelajar dengan perspektif global serta kemampuan kolaborasi lintas budaya.
KOMPETENSI digital merupakan salah satu yang krusial untuk terus ditingkatkan di kalangan pelajar. Hal tersebut harus dilakukan lewat berbagai pelatihan dan edukasi.
Melalui program itu, pelajar tidak hanya diajak berkunjung, tetapi juga dikenalkan langsung pada proses kenegaraan.
Sejumlah pelajar SD Kanisius Kenalan mengikuti prosesi jalan salib di kawasan Pegunungan Menoreh, Desa Kenalan, Borobudur, Magelang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved