Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Nizam mengatakan pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) pada 2024 akan tetap menerapkan tes skolastik.
Tes Skolastik adalah tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan bernalar dan pemecahan masalah siswa.
“SNBT tahun ini sama dengan tahun lalu. Tes skolastik, penalaran matematika, dan literasi dalam bahasa Indonesia dan Inggris,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Minggu (7/1).
Baca juga: Ketentuan Baru SNBP 2024, Cek Syarat dan Tahapannya
Lebih lanjut, Nizam menjelaskan bahwa pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) akan dimulai dari 14 – 28 Januari 2024. Sementara itu, pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan SNBT dilaksanakan pada 21 Maret-5 April 2024.
“Pendaftaran akun sekolah mulai dari 8 Januari - 15 Februari 2024,” lanjut Nizam.
Menurut Nizam, tes skolastik juga lebih baik dibandingkan tes sebelumnya, terlihat dari sisi sebaran mahasiswa baru dari kelompok masyarakat kurang mampu dan daerah 3T yang meningkat pada tahun lalu.
Baca juga: Ini Aturan baru di SNBT 2024, Bisa Pilih 4 Program Studi
Diketahui, pada tahun lalu penerimaan SNBP 2023 mencapai 143.805 orang dan SNBT 2023 sebanyak 223.217 orang.
Secara terpisah, Pengurus Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Fauzi Abdillah mengapresiasi skema SNPMB dan Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi yang semakin baik. Menurutnya, SNPMB yang dilakukan saat ini makin berkeadilan.
“Namun keberadaan PTN-BH masih menjadi penghalang akses pendidikan bagi masyarakat ekonomi lemah. Kami juga mengharapkan solusi karena banyak PTS tutup karena PTN membuka jalur mandiri," pungkas Fauzi.
(Z-9)
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Eduart Wolok, mengatakan bahwa sejauh ini pola kecurangan UTBK yang dilakukan oleh peserta masih sama yaitu pemalsuan data.
Panitia SNPMB 2026 temukan praktik perjokian dan penggunaan alat bantu pada hari pertama UTBK-SNBT. Sanksi tegas menanti peserta yang melakukan kecurangan UTBK-SNBT.
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 menemukan sejumlah praktik kecurangan dalam pelaksanaan hari pertama UTBK.
Eduart pada hari ini melaksanakan monitoring dan evaluasi UTBK hari pertama di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
PENGUMUMAN Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dilakukan pada, Selasa (31/3).
Sidang putusan kasus korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek dijadwalkan 30 April 2026. Kerugian negara disebut capai Rp2,1 triliun.
Meski demikian, jaksa penuntut umum tetap menuntut Ibrahim dengan hukuman 15 tahun penjara serta uang pengganti sebesar Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara.
Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), sosok Ibrahim Arief alias Ibam, konsultan teknologi sekaligus CTO GovTech Edu, dituding sebagai arsitek utama di balik terpilihnya produk Google
Pendanaan ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung peran CESGS sebagai PUI-PT Bisnis Berkelanjutan.
Saksi proyek pengadaan Chromebook Kemendikbudristek akui raup untung Rp10,2 miliar dan kembalikan Rp5,1 miliar ke Kejagung dalam sidang Tipikor Jakarta.
Nadiem menyampaikan bahwa dirinya tetap siap mengikuti persidangan, meski masih menjalani perawatan medis berdasarkan rekomendasi dokter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved