Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 telah mengubah lanskap kesehatan global sehingga memerlukan perhatian khusus terutama pada anak-anak. Pneumonia, sebagai dampak serius dari infeksi saluran pernapasan, juga tetap menjadi perhatian utama. Berbagai aspek mulai dari saluran pernapasan, polusi udara, hingga langkah-langkah pencegahan dan perawatan holistik menjadi sorotan dalam upaya melindungi kesehatan pada anak.
Berbagai faktor dapat menyebabkan pneumonia pada anak, termasuk infeksi oleh berbagai jenis mikroorganisme seperti bakteri, virus, dan jamur. Contohnya, mikroorganisme seperti virus influenza, virus Corona, bakteri Streptococcus pneumoniae, dan Mycoplasma pneumoniae dapat menjadi penyebab pneumonia pada anak.
Anak-anak umumnya lebih berisiko terkena pneumonia karena sistem imunitas tubuh mereka yang masih lemah dan belum terbentuk sempurna.
Baca juga: Jelang Nataru, Komisi IX Minta Antisipasi Penyebaran Covid-19 dan Pneumonia
Dokter Spesialis Anak dengan Sub Spesialis Respirologi Anak, Wahyuni Indawati, menjelaskan, untuk masalah pernapasan dan paru anak, ada perbedaan antara infeksi saluran pernapasan biasa dan pneumonia yang harus diperhatikan dengan seksama.

MI/HO--Dokter Spesialis Anak dengan Sub Spesialis Respirologi Anak, Wahyuni Indawati
"Biasanya, gejala infeksi saluran pernapasan seperti demam, batuk, dan pilek terjadi tanpa melibatkan pernapasan bawah. Namun, jika anak mengalami kesulitan bernapas, terutama dengan napas cepat atau kesulitan menggunakan otot-otot pernapasannya, ini dapat menjadi tanda infeksi yang lebih serius, seperti pneumonia," jelas Wahyuni.
Jika anak sulit bernapas, orangtua bisa melihat bagaimana dia merespons ketika diberi oksigen. Jika kadar oksigen mencukupi dan napasnya membaik, mungkin hanya perlu bantuan oksigen. Tetapi, jika napasnya sangat berat, segera pergi ke rumah sakit untuk dibantu dengan menggunakan mesin atau ventilator
Baca juga: Pematang Siantar Waspadai Pneumonia Mycoplasma, Rumah Sakit Diminta Siaga
Wahyuni menekankan polusi udara juga ikut serta menjadi peran kunci dalam menyebabkan penurunan pertahanan saluran napas.
"Polusi udara mengandung zat-zat kimia yang dapat mengurangi kemampuan alami tubuh untuk membersihkan saluran napas. Bulu-bulu halus di saluran napas yang bertindak seperti penyapu menjadi lemah, memungkinkan bakteri dan kuman untuk tinggal lebih lama dan menyebabkan infeksi paru-paru," tambahnya.
Penggunaan masker, cuci tangan, dan etika batuk membantu mencegah penularan. Pencegahan pneumonia juga melibatkan memeriksa napas anak, dengan napas cepat memerlukan perhatian khusus
Untuk memastikan diagnosis pneumonia pada anak dan mengevaluasi kondisinya, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan berbagai tes penunjang seperti tes darah, tes PCR, tes urine, dan foto rontgen dada. Dalam beberapa kasus, bronkoskopi juga dapat dilakukan.
Pengobatan pneumonia pada anak disesuaikan dengan penyebabnya. Biasanya, dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengatasi pneumonia akibat infeksi bakteri, antivirus untuk pneumonia yang disebabkan oleh infeksi virus, dan antijamur untuk pneumonia yang disebabkan oleh infeksi jamur.
Untuk mengurangi gejala demam, dokter juga dapat memberikan obat pereda demam seperti ibuprofen atau paracetamol.
Jika kondisi anak sudah lemah atau pneumonia cukup parah, dokter akan memberikan terapi oksigen dan cairan infus, serta obat-obatan melalui suntikan.
Dalam konteks ini, pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pertahanan saluran napas anak-anak. ASI eksklusif memberikan keuntungan besar untuk anak-anak. Komposisi nutrisi yang kaya, termasuk vitamin dan mineral, membantu pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.
Dalam pencegahan pneumonia dan penyakit lainnya, imunisasi menjadi langkah yang tidak bisa diabaikan. Meskipun vaksin tidak mencakup semua jenis kuman, imunisasi tetap menjadi perlindungan penting, terutama pada anak-anak.
Wahyuni juga menegaskan bahwa perlindungan holistik (penanganan anak usia dini dengan menyeluruh) tidak dapat hanya bergantung pada satu aspek.
"Pencegahan pneumonia dan penyakit lainnya memerlukan pendekatan menyeluruh. Reduksi polusi udara, penerapan nutrisi yang baik, imunisasi yang tepat waktu, dan protokol kesehatan harian seperti penggunaan masker dan cuci tangan merupakan langkah-langkah yang harus diterapkan secara bersamaan," tegasnya.
Pentingnya pendekatan holistik dalam pencegahan penyakit pada anak-anak menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan kesehatan yang kompleks, terutama di masa pandemi ini. (Z-1)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Bertambahnya suhu bumi membuat kuman maupun virus bisa bertumbuh dengan lebih subur sehigga cukup berbahaya pada anak yang belum terproteksi dengan imunisasi rutin.
Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Andi Kurniawan Sp.KO ingatkan jemaah haji waspadai risiko diabetes, hipertensi, hingga jantung akibat cuaca ekstrem.
Berdasarkan data Kemenkes, grafik kasus campak sempat melonjak tajam pada pekan pertama Januari 2026 dengan total 2.220 kasus.
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Ini penyakit kronis yang risikonya besar terhadap kesehatan.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
Campak kembali mengancam anak-anak di Indonesia. IDAI ungkap satu penderita bisa menulari hingga 18 orang, risiko pneumonia hingga kematian meningkat.
Prof. Tjandra Yoga Aditama membagikan tips menangani gejala ISPA ringan di rumah dan kapan waktu yang tepat untuk segera ke dokter.
Produksi dahak yang minim pada lansia serta penggunaan antibiotik yang luas sebelum diagnosis sering kali menghambat identifikasi agen penyebab.
KETUA Majelis Kehormatan PDPI Tjandra Yoga Aditama menyampaikan duka atas meninggalnya dokter muda akibat campak di Cipanas,Cianjur. Campak berisiko menyebabkan fatal
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved