Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT meninggalkan rumah saat ini pastikan anda menggunakan sunscreen. Apalagi cuaca belakangan sangat panas. Namun, sudahkah kamu melakukan cara pakai sunscreen yang benar?
Kesalahan pakai sunscreen akan membuat kulit tidak terlindungi maksimal. Akibatnya, kulit tetap menghitam, memiliki flek dan tanda penuaan, atau perih karena terbakar sinar matahari.
Penelitian tahun 2016 dalam American Journal of Epidemiology menemukan, orang yang terkena sengatan sinar matahari terus-menerus dapat berpeluang lebih besar terkena kanker kulit di kemudian hari.
Baca juga: Cegah Dampak UV, Implora Hadirkan Produk Sunscreen dengan SPF 40
Kamu tidak mau mengalaminya, kan? Maka dari itu, ikuti beberapa cara memakai sunscreen yang benar berikut ini:
Baca juga: Musim Kemarau Tingkatkan Risiko Kanker Kulit
Langkah pertama adalah dengan memilih sunscreen yang terdapat broad spectrum. Produk sunscreen yang memiliki broad spectrum artinya dapat melindungi kulit kamu dari paparan sinar UVA dan UVB. Seluruh produk sunscreen memang dapat melindungi dari UVB penyebab kulit terbakar. Namun, tidak semuanya juga bisa melindungi kulit dari sinar UVA.
Padahal, sinar UVA memiliki gelombang yang lebih panjang dan dapat menembus lapisan kulit lebih dalam. Akibatnya, kolagen di dalam kulit pun rusak dan menyebabkan tanda-tanda penuaan. Bahkan, sinar UVA juga dapat memicu kanker kulit, berbahaya, bukan?
Selain mengandung broad spectrum, penting juga untuk memilih sunscreen dengan kandungan minimal SPF 30. Seperti yang sudah kita ketahui, SPF adalah angka untuk menunjukkan seberapa lama sinar UVB dapat menyebabkan kulit terbakar atau sunburn.
Nah, semakin tinggi angka SPF, semakin tinggi kemampuan perlindungan sunscreen. Sebab, SPF 30 dapat menghalangi 97% paparan sinar UV.
Tips agar sunscreen badan dapat bekerja dengan maksimal adalah dengan mengocok produk terlebih dahulu. Cara menggunakan sunscreen satu ini cukup penting agar seluruh kandungan di dalam kemasan dapat tercampur merata. Jika tidak, kandungan akan menggumpal dan tidak memberikan perlindungan yang merata di kulit.
Cara pemakaian ini juga berlaku pada sunscreen dalam tekstur cair atau semprot. Bukan hanya itu saja, selalu perhatikan cara penggunaan yang tepat pada kemasan produk sunscreen.
Agar perlindungan dari sinar matahari tercukupi, pastikan cara menggunakan sunscreen sebanyak kurang lebih dua jari. Dua jari setara dengan satu sendok teh atau 2 mg/cm persegi. Oleh sebab itu, oleskan sebanyak dua jari atau satu sendok teh masing-masing ke pada bagian leher, wajah, dan telinga.
Selain itu, oleskan juga pada lengan kanan, lengan kiri, punggung atas, dan punggung bawah. Bukan hanya itu saja, jika kamu sedang melakukan olahraga atau ke pantai. Kamu bisa menggunakan sunscreen ini pada bagian dada, perut, paha kanan, paha kiri, betis dan kaki kanan, serta betis dan kaki kiri.
Langkah selanjutnya adalah oleskan sunscreen 15 sampai 30 menit sebelum keluar rumah. Pasalnya, sunscreen memerlukan waktu untuk menyerap atau membentuk lapisan pelindung. Bukan hanya itu saja, sunscreen juga membutuhkan waktu setidaknya 15 menit untuk meresap dan melindungi kulit kamu.
Cara penggunaan sunscreen ini penting untuk memaksimalkan sunscreen. Pasalnya, kulit rentan terbakar dan tidak mendapat perlindungan maksimal bila kamu langsung keluar rumah setelah mengoleskan sunscreen.
Cara pemakaian sunscreen yang benar berikutnya adalah selalu gunakan pada urutan terakhir. Umumnya, urutan pemakaian skincare selalu dilakukan mengikuti tekstur produk, mulai dari yang paling cair hingga paling kental. Bukan hanya dari teksturnya, sunscreen tetap harus diletakkan terakhir. Pasalnya, sunscreen berperan sebagai pelindung utama kulit dari paparan sinar matahari.
Apalagi, pemakaian produk skincare lain setelah sunscreen mungkin membuat sunscreen larut sehingga kemampuan perlindungannya berkurang. Akibatnya, kulit rentan terbakar, gosong, bahkan memicu munculnya kanker kulit.
Berikutnya adalah mengoleskan ulang sunscreen setiap dua jam sekali. Cara menggunakan sunscreen ini berlaku bila kamu sedang berenang atau beraktivitas seharian di luar ruangan. Agar tetap terlindungi saat terpapar matahari langsung, oles sunscreen setiap dua jam sekali.
Bila kamu berenang atau berkeringat, harus segera keringkan kulit dan oles secepat mungkin. Kulit yang terbakar atau belang saat di luar ruangan umumnya terjadi akibat menggunakan produk terlalu sedikit. Selain itu juga tidak mengoles ulang, atau menggunakan produk yang kedaluwarsa. (Z-3)
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Psikolog Devi Yanti membagikan panduan memilih tempat penitipan anak (daycare) yang aman, legal, dan transparan guna mencegah kekerasan pada anak.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Dokter estetika dr. Dewita Kamaruddin menyarankan jamaah haji gunakan SPF 50-80 untuk proteksi maksimal di cuaca ekstrem Tanah Suci. Simak tips lengkapnya.
Cuaca panas ekstrem di Mekah jadi ancaman serius bagi jemaah haji. Petugas imbau tidak memforsir ibadah, jaga istirahat dan cairan demi hindari heat stroke.
Pejalan kaki menggunakan payung untuk melindungi diri dari cuaca terik di kawasan Tosari, Jakarta.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Pemerintah imbau jemaah haji 2026 di Madinah waspadai cuaca panas 34 derajat Celcius. Simak data terbaru keberangkatan dan kondisi kesehatan jemaah haji 2026 di sini.
El Nino Godzilla picu panas ekstrem. Apakah virus campak ikut menguat? Simak penjelasan ilmiah lengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved