Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP orangtua tentulah sangat bangga terhadap prestasi anaknya. Namun, terkadang apresiasi hanya diberikan atas prestasi akademik dan bakat, seperti olahraga ataupun musik.
Padahal, sekecil apapun hal baik yang dilakukan anak sangatlah penting untuk diapresiasi, sehingga anak termotivasi untuk terus melakukan kebaikan di kemudian hari.
Memahami hal tersebut, Biskuat, salah satu brand unggulan dari Mondelez Indonesia, kali ini hadir dengan semangat #KekuatanUntukKebaikan karena Biskuat percaya bahwa kekuatan menjadi lebih berharga, bila digunakan untuk kebaikan.
Baca juga: Orangtua Diingatkan Beri Apresiasi pada Anak yang Mulai Belajar Berpuasa
Dian Ramadianti selaku Head of Biscuit Mondelez Indonesia menjelaskan, semangat #KekuatanUntukKebaikan ini merupakan inisiatif yang diluncurkan oleh Biskuat sebagai kelanjutan dari gerakan #GenerasiTiger.
“Melalui semangat #KekuatanUntukKebaikan, Biskuat ingin mengajak para orang tua untuk mengapresiasi berbagai hal baik yang dilakukan anaknya, sekaligus menginspirasi keluarga di Indonesia untuk percaya bahwa kekuatan dari dalam diri anak dapat diarahkan dan akan menjadi lebih berharga jika dilakukan untuk berbagai hal baik,” jelas Dian dalam keterangan, Selasa (11/7).
Keberhasilan Anak Tak Hanya Bidang Akademik
Apresiasi atas berbagai hal baik yang dilakukan anak sangatlah penting untuk dilakukan. Terlebih, keberhasilan anak-anak di masa depan tidak hanya bergantung pada pencapaian anak dalam bidang prestasi akademik.
Baca juga: Ini Pentingnya Pemberian Apresiasi Materi dan Sosial untuk Anak
"Dengan terbiasa mendapat apresiasi dari orang tua atas kebaikan yang dilakukan, anak akan tumbuh menjadi lebih percaya diri dan empati dengan lingkungan sekitarnya, dengan harapan anak akan termotivasi untuk gemar berbuat kebaikan ke depannya," terang Dian.
Apresiasi untuk Anak adalah Penting
Public figure dan mom influencer Ayudia pun setuju bahwa apresiasi untuk anak merupakan hal yang penting dalam tahapan perkembangan mereka.
“Apresiasi bukanlah hal yang memanjakan dan tidak harus selalu dalam bentuk hadiah. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengapresiasi anak, misalnya memberi pelukan hangat, memuji, dan bentuk afirmasi positif lainnya,” ungkap Ayudia.
Baca juga: Orangtua Berperan Penting dalam Kesehatan Mental Anak dan Remaja
“Buat aku, menyaksikan pertumbuhan Sekala hingga sekarang ini sangat mengagumkan. Aku melihat momen-momen di mana dia selalu semangat untuk melakukan kebaikan," ujarnya.
"Sekarang, Sekala sudah bisa membantu keluarga kita di rumah seperti, bisa memilah sampah, membantu bersih-bersih rumah, dan banyak hal lainnya," ucap Ayudia.
"Secara gak langsung, hal ini juga semakin menginspirasi aku buat selalu memberikan yang terbaik, dan selalu mengapresiasi hal-hal kecil yang dia lakukan,” tambah Ayudia.
Han-Han Bantu Pengidap Kanker
Sebagai sosok anak inspiratif, kali ini Biskuat ingin memperkenalkan Han-Han (11 tahun) yang memiliki semangat #KekuatanUntukKebaikan, dengan menggalang dana melalui olahraga triathlon agar bisa membantu sahabatnya yang tengah berjuang melawan kanker.
“Saya merasa senang bisa menggunakan #KekuatanUntukKebaikan dalam diri saya untuk membantu para pengidap kanker," ujar Han-han.
"Hal ini saya lakukan atas nama kebaikan untuk sesama. Saya berharap teman-teman juga dapat melakukan hal yang sama dalam bentuk apapun,” ajak Han-Han.
Baca juga; Kenali 5 Faktor yang Memicu Munculnya Rasa Malu
Untuk menyebarluaskan inisiatif #KekuatanUntukKebaikan kali ini Biskuat melakukan beberapa aktivitas salah satunya yaitu melalui kompetisi digital di media sosial yang sekaligus mengajak lebih banyak partisipasi orang tua dalam menceritakan kisah inspiratif dan mengajak anak untuk melakukan berbagai hal kebaikan.
Kompetisi digital Biskuat #KekuatanUntukKebaikan ini berlangsung pada tanggal 26 Juni hingga 26 Agustus 2023.
Semua informasi terkait kompetisi ini bisa diakses pada akun instagram @biskuatindonesia dengan beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. (RO/S-4)
PPIH Arab Saudi pastikan konsumsi jemaah haji 2026 sesuai standar gizi lewat meal test harian, dengan peningkatan porsi dan imbauan batas waktu makan yang ketat.
PEMERINTAH mewajibkan seluruh produk pada kategori tertentu yang beredar di Indonesia wajib bersertifikat halal paling lambat 17 Oktober 2026.
Brain fog merupakan gambaran umum dari penurunan kemampuan kognitif yang kerap dipicu oleh stres, perubahan hormon, hingga efek pascainfeksi.
Masyarakat cenderung merasa tidak enak hati jika makanan yang disajikan untuk tamu habis di tengah acara. Akibatnya, porsi makanan sengaja dilebihkan secara masif.
Makanan yang mudah dicerna tidak hanya bermanfaat saat sakit, tetapi juga dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan sehari-hari.
Pemilihan nutrisi yang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidatif menjadi kunci utama dalam menjaga keremajaan tubuh.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Psikolog Sani Budiantini menekankan pentingnya kesiapan mental orangtua dalam menghadapi reaksi anak saat implementasi PP Tunas dan pembatasan gawai.
Roblox memperkenalkan Roblox Kids dan Roblox Select di Indonesia untuk melindungi pengguna di bawah 16 tahun dengan kontrol orang tua yang lebih ketat.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Pengumuman SNBP 2026 memicu refleksi mendalam bagi orang tua. Fokus kini bergeser dari sekadar nama besar kampus ke relevansi kurikulum dan kesiapan kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved