Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMAJUAN teknologi memberikan kesempatan bagi para Ibu rumah tangga untuk menjalani peran ganda. Selain menjalankan tanggung jawab sehari-hari di rumah, banyak ibu rumah tangga juga telah memasuki dunia industri kreatif sebagai kreator konten
Sebagai ibu rumah tangga, mereka memiliki peran penting dalam menjaga dan mengurus keluarga. Namun, di balik tugas-tugas domestik yang mereka lakukan, semangat dan bakat mereka dalam menciptakan konten kreatif tidak terbatas oleh lingkup rumah tangga.
Seiring dengan kehadiran platform media sosial, banyak ibu rumah tangga telah menemukan peluang untuk mengekspresikan diri dan berbagi pengetahuan serta pengalaman mereka melalui konten kreatif.
Baca juga : Sempat Dilanda Putus Asa, 'Bangkev' Akhirnya Sukses sebagai Kreator Konten
Mereka menjadi kreator yang menghasilkan berbagai jenis konten, seperti tulisan, foto, video, dan podcast, dengan fokus pada topik-topik yang mereka minati dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satunya adalah Defa yang bersama buah hatinya, Eilie, sering berbagi keceriaan dan inspirasi parenting lewat akun instagram @defa.eilie
Baca juga : Menilik Pengalaman Deviana Andritriana Jadi Momfluencer Sambil Aplikasikan Ilmu Parenting
Sebagai seorang ibu yang berperan ganda sebagai wirausaha dan kreator konten, Defa menjalankan kegiatan yang beragam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam perjalanan sebagai kreator konten, Defa menemukan bahwa bidang ini begitu menarik karena memberikan kebebasan untuk mengekspresikan diri dan menyalurkan kreativitas.
Ia suka mengambil foto-foto, mereview produk, dan mengedit video. Awalnya, ia hanya mengekspresikan hobi dan minatnya, namun seiring berjalannya waktu, ia mulai menyadari bahwa konten-konten yang ia buat juga bisa bermanfaat bagi orang lain.
"Menjadi seorang kreator konten memberikan saya kesempatan untuk terus belajar, berkembang, dan berinteraksi dengan berbagai orang. Saya berharap bisa mencapai wawasan yang lebih luas dalam media sosial dan dapat bekerja sama dengan berbagai brand untuk menciptakan konten yang menarik dan bermanfaat bagi banyak orang," ungkap Defa.
Selain kesibukannya sebagai ibu, wirausaha, dan kreator konten, Defa juga memiliki hobi-hobi yang tetap ia lakukan. Ia menikmati menonton film dan mengedit video serta foto-foto. Kreativitasnya terus berkembang dan menambah nilai pada konten-konten yang ia bagikan.
Defa dan Eilie belum pernah menerima penghargaan secara resmi, tetapi hal tersebut tidak mengurangi semangat dan kebahagiaan mereka dalam gaya parenting yang mereka jalani.
Pencapaian sebenarnya bagi mereka adalah kemampuan untuk menemukan keseimbangan antara peran-peran yang dimiliki dan memberikan kebahagiaan serta keceriaan bagi Eilie.
"Harapan saya kedepannya adalah terus mengembangkan keterampilan dan wawasan dalam membuat konten. Saya ingin terus memberikan inspirasi dan manfaat bagi komunitas saya, dan menciptakan momen-momen berharga bersama Eilie," tutup Defa. (Z-5)
Seorang ibu rumah tangga di Aceh Besar ditangkap polisi setelah nekat menukarkan mobil rental Toyota Avanza Veloz dengan narkotika jenis sabu seberat satu ons.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Dokter menyarankan para ibu untuk berolahraga minimal 30 menit per hari.
Mendapati perilaku tak baik itu, petugas Dinas Lingkungan Hidup beserta tim langsung mencari pelaku pembuang sampah sembarangan.
Dukungan yang diberikan kepada istri bisa berupa mendengarkan curahan hati ibu tanpa melulu menghakimi, membandingkan nasib dan kondisi.
PEREDARAN narkoba kini banyak menargetkan perempuan ataupun ibu rumah tangga sebagai kurir narkoba. Perempuan kerap menjadi sasaran sindikat narkoba karena rentan secara sosial dan ekonomi.
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved