Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengestimasikan sekitar 80 juta orang di seluruh dunia, menggunakan kursi roda. Artinya, jumlah ini mewakili 1% populasi manusia di seluruh Dunia.
WHO juga ikut merinci, bahwa dari angka tersebut, pengguna kursi roda terbanyak berasal dari kelompok usia 65 tahun ke atas. Namun, beberapa kelompok juga rentan menjadi pengguna kursi roda, seperti korban kecelakaan, korban kekerasan, dan juga penyakit yang tak terlaporkan.
Oleh karena itu, WHO mendorong setiap negara untuk mampu memberikan akses bagi para pengguna kursi roda. Terutama, bagi negara berpendapatan rendah dan menengah. Sebab, kelompok negara tersebut mencatatkan persentase terendah dalam aspek andil kursi roda bagi penggunanya.
Baca juga: Jemaah Lansia Bisa Sewa Skuter dan Kursi Roda di Masjidil Haram
“Investasi di kursi roda merupakan investasi yang bisa mendorong masa depan yang lebih baik. Dan keputusan ini berada di tangan kita, untuk memastikan setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengejar mimpinya,” ungkap Asisten Direktur Jenderal WHO Hanan Balkhy, dikutip dari laman WHO, Selasa (6/6).
Hanan menambahkan bahwa kursi roda yang sesuai standar, dapat mendorong optimalisasi kesehatan fisik maupun mental. Sebab, bagi pengguna kursi roda, penggunaannya menjadi sangat krusial dan merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Bisa Ditangkap, Jemaah Haji Diimbau Hindari Jasa Kursi Roda Ilegal
Dalam panduannya, WHO menyebut bahwa kursi roda yang pantas adalah, kursi roda yang dapat menyesuaikan kebutuhan dan juga kondisi lingkungan penggunanya, menghadirkan ukuran yang sesuai dan dapat mendukung fungsi postural tubuh, aman dan tahan lama, dapat diakses dengan mudah, dan memiliki harga yang terjangkau.
Penggunaan kursi roda yang tidak pantas atau tidak sesuai, dapat menurunkan kondisi kesehatan dan mobilitas. Selain itu, penggunaannya bahkan dapat meningkatkan resiko komplikasi, cedera pada sumsum tulang belakang yang dapat berakhir pada kematian. (Z-10)
15.789 peserta termasuk 13 di antaranya penyandang disabilitas mengikuti UTBK SNBT (Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) di Kampus Universitas Gadjah Mada.
UTBK sebanyak 18 sesi itu dilaksanakan di laboratorium komputer di kampus Kentingan, Kampus Mesen, dan Kampus Pabelan.
DUKUNGAN bagi penyandang disabilitas harus terus dikuatkan. Hal itu dapat dilakukan di antaranya melalui peningkatan kompetensi dan penyediaan ruang serta kesempatan di dunia kerja.
Kegiatan tersebut sebagai upaya peningkatan pemahaman dasar kesehatan kepada Penyandang Disabilitas.
FASE darurat kekerasan terhadap penyandang disabilitas memerlukan langkah konkret bersama dan segera untuk mewujudkan perlindungan bagi seluruh warga negara yang diamanatkan UUD 1945.
Pabrik rokok HS yang berlokasi di Muntilan, Magelang, berkomitmen merangkul penyandang disabilitas sebagai tenaga kerja produktif tanpa persyaratan yang memberatkan.
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
AI dan teknologi genomik mempercepat diagnosis penyakit langka. Inovasi ini membuka akses pengobatan lebih cepat bagi jutaan pasien di dunia.
Taiwan melaporkan capaian Gold Tier WHO dalam eliminasi hepatitis C dengan diagnosis 90,2% dan pengobatan 92,6%, mendekati target global 2030.
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakang Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved