Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HILAL merupakan fase bulan yang berbentuk sabit muda pertama yang harus diamati saat matahari terbenam untuk menghitung ketinggiannya. Pada umumnya, hilal dapat dinikmati pada hari ke-29 dari bulan Islam untuk menentukan apakah hari berikutnya sudah terjadi pergantian bulan atau belum.
Kementerian Agama akan bekerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam memberikan pertimbangan secara ilmiah dalam penentuan awal bulan hijriah.
Bentuk Hilal
Penentuan bentuk hilal bulan Syawal adalah salah satu aktivitas penting yang dilakukan lembaga hisab untuk menentukan hari terakhir bulan Ramadan. Metode yang digunakan adalah sebagai berikut.
1. Rukyat
Metode pandangan mata. Secara bahasa, rukyat berasal dari bahasa arab ra'a (رَأَى) yaitu melihat dengan mata dan mengamati. Umumnya, rukyat dilakukan dengan mata kepala, sedangkan dalam istilah astronomi rukyat disebut observasi. Secara istilah, rukyat dalam penentuan awal bulan hijriah adalah melihat hilal dengan mata telanjang atau bisa juga dengan menggunakan alat yang dilakukan setiap akhir bulan atau tanggal 29 bulan Qamariyah pada saat Matahari terbenam.
2. Hisab
Metode perhitungan matematik astronomi yang biasanya dilakukan oleh Muhammadiyah. Secara bahasa, hisab berasal dari bahasa Arab al hisab (الْحِسَاب) yang artinya bilangan atau hitungan. Secara istilah, hisab yaitu metode penentuan awal bulan Qamariyah yang didasarkan dengan perhitungan benda-benda langit, yakni Bumi, Bulan dan Matahari.
3. Menyempurnakan Bulan Sya’ban Menjadi 30 Hari
Ketika para perukyat tidak berhasil melihat hilal pada tanggal 29 bulan Sya'ban baik keadaan langit berawan, mendung atau cerah. Maka, cara menentukan awal bulan Ramadan dalam keadaan seperti ini adalah menjadikan bilangan bulan Sya'ban menjadi 30.
Pandangan ini didasarkan kepada sabda Nabi:
Dari Abu Hurairah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Berpuasalah jika telah melihat hilal dan berharirayalah bila telah melihat hilal. Apabila terhalang oleh mendung maka sempurnakanlah bulan Sya’ban menjadi 30 hari." (HR Bukhari dan Muslim).
”Bulan (Sya’ban) itu 29 malam, maka janganlah puasa hingga kalian melihatnya (hilal) apabila terhalang olehmu mendung, maka sempurnakan menjadi 30 malam.” (HR Bukhari)
4. Memperkirakan Bulan Sabit
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda:
“Janganlah berpuasa (Ramadan) sehingga kalian melihat hilal dan janganlah berhari raya sehingga kalian melihat hilal, apabila terhalang olehmu mendung, maka perkirakanlah.” (HR Bukhari dan Muslim).(OL-5)
Badan Antariksa Eropa (ESA) membuka proyek sains warga Space Warps. Publik diajak mencari lensa gravitasi langka dalam data Teleskop Euclid yang belum pernah dipublikasikan.
Peneliti ungkap bagaimana materi gelap membantu pembentukan lubang hitam supermasif di awal semesta, memecahkan misteri temuan teleskop James Webb.
Astronom berhasil memetakan Supercluster Vela yang selama ini tersembunyi. Memiliki massa 30 kuadriliun matahari, struktur ini jadi salah satu objek terbesar di alam semesta.
Asteroid Apophis akan melintas dekat Bumi pada 13 April 2029. NASA memastikan aman, sekaligus jadi peluang langka untuk penelitian kosmik.
Asteroid 99942 Apophis akan melintas sangat dekat ke Bumi pada 13 April 2029. NASA memastikan tidak ada ancaman tabrakan dalam 100 tahun ke depan.
Okultasi asteroid Strenua akan terjadi 26 April 2026 pukul 19.41 WIB. Fenomena “gerhana bintang” ini langka dan dapat diamati dari Indonesia.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved