Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA mencegah terjadinya stunting, diperlukan upaya intervensi sebelum kehamilan seperti memberikan tablet tambah darah bagi pelajar putri dari jenjang SMP, SMA, sederajat.
"Sasaran tablet tambah darah setiap tahun adalah remaja putri usia SMP, SMA, dan sederajat. Pada usia tersebut di seluruh Indonesia, sekitar 12 juta anak termasuk di sekolah dan pesantren," kata Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes dr Maria Endang Sumiwi dalam konferensi pers Gerakan Nasional Aksi Bergizi dari Kementerian Kesehatan secara daring, Senin (24/10).
Menurutnya, kepatuhan remaja putri mengonsumsi tablet tambah darah saat ini masih rendah karena tingkat pemberian tablet tambah darah selama 12 bulan terakhir 76,2% tetapi hanya 1,4% yang mengonsumsi sesuai anjuran.
"Jadi kita menyiapkan tablet tambah darah untuk dikonsumsi 12 juta anak nantinya yang ikut event Gerakan Nasional Aksi Bergizi ada perwakilan dari 4.652 sekolah," ujarnya.
"Gerakan ini bertujuan agar 12 juta remaja putri selalu mendapatkan tablet tambah darah," tambahnya.
Baca juga: Makanan Tradisional Tingkatkan Gizi dan Cegah Stunting
Target remaja putri mengonsumsi tablet tambah darah adalah 90%. Intervensi pada remaja putri diperlukan karena kondisi gizi sejak remaja perlu dijaga sehingga asupan gizi terjaga baik yang akan terbawa sampai dengan dewasa dan memasuki masa kehamilan. Hal yang penting untuk meningkatkan konsumsi tambah darah pada remaja putri sekaligus memperbaiki perilaku mengonsumsi gizi seimbang.
Sehingga dibuatkan aksi gizi kegiatan di sekolah untuk minum tablet tambah darah bersama, melakukan aktivitas fisik bersama, dan mengonsumsi gizi seimbang termasuk edukasi gizi seimbang.(OL-5)
Pelajar SMA/SMK Indonesia menyulap ampas kopi dan cangkang telur jadi produk bisnis berkelanjutan melalui Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program.
Baznas melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) Pesawaran memberikan layanan kesehatan gratis, sekaligus edukasi bahaya merokok bagi para pelajar di SMP Negeri 27 Pesawaran, Lampung.
Peran pendidikan menjadi krusial dalam membekali pelajar dengan perspektif global serta kemampuan kolaborasi lintas budaya.
KOMPETENSI digital merupakan salah satu yang krusial untuk terus ditingkatkan di kalangan pelajar. Hal tersebut harus dilakukan lewat berbagai pelatihan dan edukasi.
Melalui program itu, pelajar tidak hanya diajak berkunjung, tetapi juga dikenalkan langsung pada proses kenegaraan.
Sejumlah pelajar SD Kanisius Kenalan mengikuti prosesi jalan salib di kawasan Pegunungan Menoreh, Desa Kenalan, Borobudur, Magelang.
Kemenkes RI luncurkan Konsorsium 1000 HPK bersama Rabu Biru Foundation untuk mengintegrasikan intervensi kesehatan ibu dan anak demi target Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat prevalensi stunting di wilayah tersebut berada di kisaran 26,1 persen dan ditargetkan turun sebesar lima persen pada 2026.
Studi IHDC mengungkap hubungan signifikan antara stunting, anemia, dan rendahnya kemampuan working memory pada anak usia sekolah di Indonesia.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan targetkan angka stunting turun ke 7% pada 2026 melalui kolaborasi stakeholder dan penguatan peran SPPG.
IDAI ingatkan orangtua mengenai pentingnya kurva pertumbuhan untuk pantau tumbuh kembang anak secara akurat dan cegah salah diagnosis stunting.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved