Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus melakukan optimalisasi aset infrastruktur riset, salah satunya adalah aset Organisasi Riset Kebumian dan Maritim (OR KM). Terdapat 3 lokasi yang memiliki infrastruktur riset yang akan dioptimalkan OR KM yakni aset riset di Gondol Bali, Maros Makassar dan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon.
“Gondol akan menjadi pusat koleksi ex situ biota laut dan terumbu karang, karena lautnya bersih. Selain itu, Gondol juga akan menjadi conservation living dan menjadi sarana eduwisata di Bali,” kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam keterangannya, Selasa (7/6).
Menurutnya, optimalisasi itu berdasarkan peraturan BRIN 8/2022, tentang tugas, fungsi dan struktur OR KM. Organisasi di bawah BRIN itu mempunyai tugas, menyelenggarakan teknis penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan serta invensi dan inovasi di bidang kebumian dan maritim.
Dijelaskan Handoko, pelestarian sumber daya alam hayati dapat dilakukan dengan cara ex situ. Artinya, pelestarian sumber daya alam hayati yang dilaksanakan di luar habitat asalnya.
Aset berikutnya di Maros Makassar akan membuat Ground Station Satellite (GSS). Lokasinya lebih prospekti, dan dekat dengan bandara, karena akan menjadi GSS internasional.
“Orang luar Indonesia dapat menyewanya. Saat pengoperasian, GSS harus didaftarkan ke Kominfo, agar frekuensinya bersih dan tidak boleh ada BTS yang sama frekuensinya,” ujarnya.
Baca juga: Kepala BRIN Ungkap Kebun Raya Bogor Sudah Sesak
Mengenai infrastruktur di Ambon, Handoko menegaskan tidak ditutup tapi menjadi Pusat Kolaborasi Riset (PKR) dengan Unpatti, yang akan diperlakukan seperti PR di BRIN. PKR bisa mengakses skema visiting professor dan skema post doctoral yang ada di BRIN.
“Kita tidak terbebani dalam jangka panjang, karena kampus yang akan menjadi host. Artinya, kampus yang menyediakan tempat, dan tenaga administrasi dibantu oleh BRIN. Kontraknya bisa jangka panjang sampai 7 tahun, dan dapat diperpanjang. Topiknya harus spesifik, tidak boleh ada di PR, dan harus bekerja sama dengan PR di BRIN,” tuturnya.
Lebih lanjut, Handoko mengemukakan BRIN memiliki peran sebagai otoritas ilmiah atau scientific authority. BRIN tidak boleh menginjak ke ranah management authority, yang dikuasai oleh kementerian teknis, dan memiliki konsekuensi legal. Sebab itu malah akan menjauh dari substansi, sehingga akan menghabiskan waktu..
"Kita lupa, ungkapnya, seolah-olah sudah bekerja keras untuk negara, tapi sebenarnya kita tidak melakukan apa-apa untuk negara, yaitu melakukan riset. Hal itu tidak boleh terjadi, apalagi di OR KM ruang lingkupnya banyak, meliputi geologi, iklim, laut, air, danau dan lain-lain," tukasnya.
“Apabila kita bicara budidaya, harus fokus ke scientific authority, yaitu pengembangan teknologi budi dayanya, bukan pembenihannya. Contoh lainnya, seperti mengembangkan teknologi untuk mitigasi, dan memprediksi cuaca,” pungkas Handoko.(OL-5)
PT Pertamina Patra Niaga melaksanakan aksi lingkungan dalam rangka memperingati Hari Bumi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
Ekspedisi CEFAS mengungkap rahasia laut dalam Karibia. Ditemukan gunung bawah laut, "blue hole" raksasa, hingga terumbu karang purba yang tak tersentuh perubahan iklim.
Keberhasilan instalasi struktur Biorock Garden pertama di wilayah Jawa Timut
Studi terbaru mengungkap evolusi biofluoresensi pada ikan sejak zaman kuno. Ternyata, terumbu karang mempercepat kemunculan "neon" alami ini.
Dari perairan yang sempat minim kehidupan, terumbu karang kini kembali berwarna dan mangrove tumbuh semakin kokoh di pesisir Desa One Ete dan Pulau Bapa, Kabupaten Morowali. Rehabilitasi
Ilmuwan temukan fakta mengejutkan dari fosil telinga ikan: rantai makanan terumbu karang menyusut drastis akibat aktivitas manusia. Simak dampaknya!
BRIN meneliti netralisasi medan magnet kereta api usai kecelakaan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur. Kajian mencakup dampak pada kendaraan dan sistem keselamatan rel.
Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan meningkatnya salinitas lahan pesisir, budidaya padi biosalin terbukti menjadi solusi adaptif yang mampu menjaga produktivitas.
Pemkot Jaksel gandeng BRIN kaji pemanfaatan 5,3 ton ikan sapu-sapu hasil tangkapan di Setu Babakan untuk pakan ternak dan pupuk organik.
BRIN menghadirkan inovasi makanan siap saji tanpa api untuk jemaah haji. Teknologi ini memungkinkan pemanasan hanya dengan air dingin, praktis dan aman di Arafah hingga Mina.
Anggur laut merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi dengan permintaan pasar yang terus meningkat.
BRIN kini mengembangkan solusi yang tidak membutuhkan lahan sama sekali, yakni sebuah kapal yang mampu mengolah sampah langsung di atas air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved