Ribuan Mangrove dan Terumbu Karang Ditanam di Pulau Pramuka

Andhika Prasetyo
22/4/2026 18:57
Ribuan Mangrove dan Terumbu Karang Ditanam di Pulau Pramuka
Pertamina Patra Niaga melakukan transplantasi terumbu karang.(Pertamina Patra Niaga)

PT Pertamina Patra Niaga melaksanakan aksi lingkungan dalam rangka memperingati Hari Bumi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Marine BiodiverSEAty di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Dalam kegiatan tersebut, perusahaan menanam 3.000 bibit mangrove, 1.000 bibit lamun (seagrass), serta 750 transplantasi fragmen terumbu karang. Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan Taman Nasional Kepulauan Seribu, komunitas lingkungan SEAsoldier, serta masyarakat setempat.

Pulau Pramuka dipilih sebagai lokasi karena merupakan bagian dari kawasan konservasi laut (Marine Protected Area/MPA) dan memiliki peran strategis dalam mendukung ekowisata serta ekonomi biru. Namun, kondisi ekosistem seperti mangrove, lamun, dan terumbu karang di wilayah tersebut mengalami penurunan kualitas.

Manager CSR PT Pertamina (Persero), Roby Hervindo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pilar lingkungan dalam program tanggung jawab sosial perusahaan.

“Kegiatan ini masuk ke dalam kategori pilar lingkungan, upaya ini menjadi perhatian kami semua untuk terus berupaya menjadikan lingkungan lebih baik, sekaligus memitigasi kondisi lingkungan, disertai dengan melakukan aktivitas pemberdayaan masyarakat sekitar,” ujar Roby.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada konservasi, tetapi juga pemberdayaan masyarakat pesisir.

“Ketiga biota laut ini merupakan aset alam yang tak ternilai harganya. Peranannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem, melindungi pantai, menyediakan habitat bagi berbagai biota, serta kontribusinya dalam mitigasi perubahan iklim menjadikannya sangat penting untuk dilestarikan,” tutur Roberth.

Ia menambahkan bahwa program ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga keanekaragaman hayati serta mendukung keberlanjutan lingkungan di Indonesia.

Perwakilan SEAsoldier, Dinni Septianingrum, turut mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan karbon biru dari ekosistem pesisir dan laut.

“Upaya ini adalah langkah yang sangat penting dan memastikan apa yang dilakukan bisa memberikan manfaat bagi laut, lingkungan, dan masyarakat,” jelas Dinni.

Sementara itu, perwakilan masyarakat lokal, Sahbudin, menyampaikan apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam mendukung konservasi dan pemberdayaan masyarakat. Program ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya poin 13 terkait penanganan perubahan iklim, poin 14 tentang konservasi ekosistem laut, serta poin 17 mengenai kemitraan.

Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa perlindungan ekosistem laut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah, komunitas, masyarakat, dan sektor swasta, guna menjaga keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya