Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JIKA seseorang yang mengalami penyakit jantung dan pembuluh darah dalam keadaan kumat atau anfal dan ingin melakukan vaksinasi covid maka bisa melakukan penanganan optimal sehingga dalam waktu 2-4 minggu pasien bisa melakukan vaksinasi.
"Kalau sedang kumat atau anfal seperti serangan jantung, lemah jantung, sesak nafas berat dan lainnya segera melakukan penanganan optimal dan tata laksana sehingga dalam keadaan stabil," kata Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Vito Anggarino Damay kepada Media Indonesia, Jumat (6/8).
Tidak perlu menunggu 3 bulan dalam waktu 2-4 pekan dari fase akut tersebut maka bisa direkomendasikan mendapatkan vaksinasi, tentunya sesuai dengan monitoring dokter terkait.
Untuk orang yang baru pasang ring, operasi bypass, atau pasang pacu jantung dan tidak sedang mengalami kumat dan dalam keadaan stabil tanpa komplikasi maka bisa direkomendasikan melakukan vaksinasi.
Baca juga : Vaksin Tahap ke-35 Tiba, Stok Vaksin Brrtambah 594.200 Dosis
"Jadwalnya 1-2 minggu dari prosedur tersebut. Dalam arti stabil adalah tidak sesak nafas, tidak bengkak, dana tidak sesak dada atau tiba-tiba pingsan dan lainnya," ucapnya.
Sementara, orang yang baru saja mengalami serangan jantung maka itu termasuk orang yang belum layak menerima vaksin saat ini. Kecuali mendapatkan penilaian, evaluasi, pemantauan, dan penanganan dari dokter yang merawatnya.
Namun secara umum, hampir semua orang boleh menerima vaksinasi. Jika orang tersebut memiliki penyakit komorbid yang terkendali dan diawasi oleh dokternya.
"Yang bisa menerima vaksin apabila dalam 3 bulan terakhir tidak ada keluhan atau simptom (gejala) yang membuat terbatas dan stabil, rutin kontrol dalam pengobatan maka boleh dan layak menerima vaksinasi. Itulah rekomendasi resmi dari Perhimpunan Dokter Kardiovaskular Indonesia (Perki)," pungkasnya. (OL-2)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
PAPDI menekankan pentingnya vaksinasi MMR bagi orang dewasa guna mencegah penularan campak yang tinggi dan risiko komplikasi serius.
Dokter spesialis penyakit dalam ingatkan risiko komplikasi campak bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita gangguan imun. Simak penanganannya.
Epidemiolog menekankan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi sebagai langkah utama mengendalikan penyebaran campak dan mencegah risiko KLB.
Bertambahnya suhu bumi membuat kuman maupun virus bisa bertumbuh dengan lebih subur sehigga cukup berbahaya pada anak yang belum terproteksi dengan imunisasi rutin.
Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Andi Kurniawan Sp.KO ingatkan jemaah haji waspadai risiko diabetes, hipertensi, hingga jantung akibat cuaca ekstrem.
Berdasarkan data Kemenkes, grafik kasus campak sempat melonjak tajam pada pekan pertama Januari 2026 dengan total 2.220 kasus.
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Ini penyakit kronis yang risikonya besar terhadap kesehatan.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved