Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Sampah plastik datang dari berbagai sumber, salah satunya yakni bisnis kuliner. Pasalnya, binsis kuliner menggunakan banyak komponen plastik dalam pengemasan, khususnya saat pandemi ini ketika banyak restoran yang tidak melayani pengunjungnya untuk makan di tempat.
"Pandemi covid-19 ini menimbulkan masalah baru, karena banyak konsumen yang akhirnya take away makanan. Costumer services di Indonesia ini sangat baik, mengemas makanan semua dipisah, mulai dari sambel hingga lauk-pauknya, dan akhirnya plastik tersebut hanya digunakan paling untuk waktu kurang dari 1 jam," beber Founder Loka Padang, Irene Umar dalam webinar Bank Sampah Nusantara LPBI NU, Jumat (23/4).
Ia mengatakan, penggunaan plastik dalam dunia kuliner tentunya sangat mengancam bumi. Dikatakan Irene bahwa 1 dari 7 sampah plastik di Indonesia merupakan sampah plastik sisa saus sachet.
Baca juga: Baznas Salurkan PMT Gizi Pemulihan pada Balita & Bumil di Sidoarjo
"Diprediksi beberapa tahun ke depan akan ada 1,3 triliun sampah sambal sachet," katanya.
Terlebih lagi, berbagai kemasan plastik yang banyak digunakan di masyarakat sangat sulit diurai, seperti kantong kresek yang membutuhkan waktu 50 tahun, kaleng minuman 80-100 tahun, dan botol plastik 450 tahun.
"Ini akan berdampak pada bumi kita tercinta. Kita harus ambil peran dari sekarang, meskipun hanya langkah kecil," imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Chief of Impact Loka Padang Rosalyna Wijaya mengungkapkan, dalam bisnisnya pihaknya berupaya untuk mengambi peran dalam meminimalisir penggunaan plastik. Adapun, langkah yang dilakukan yakni dengan menerapkan sistem zero waste.
"Di Loka Padang, kita punya program Katering yang zero waste. Nanti kita akan supply kotak makan kita ke customer, atau mereka bisa memberikan kotak makan mereka sendiri," ucapnya.
Selain itu, untuk nasi boks dengan kemasan sekali pakai, pihaknya juga memilih menggunakan boks yang terbuat dari anyaman.
"Zero plastic. Dan di dalam boksnya itu juga kita gunakan daun sebagai pembatas antar lauk dan nasi. Ini mungkin hal kecil yang kita lakukan tapi berarti untuk bumi," bebernya.
Ia berharap, ke depannya semakin banyak pebisnis yang menyadari bahwa mulai sekarang sustainable business berbasis lingkungan merupakan hal yang perlu dimulai demi menjaga lingkungan. (H-3)
Rudianto tidak membeli ikan dari pasar besar yang telah melalui rantai distribusi panjang. Ia menjemput bola langsung dari tangan para nelayan lokal.
Keberlanjutan dalam dunia kuliner dimulai dari pemilihan bahan baku yang sadar dan transformasi menu.
HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung menghadirkan promo kuliner Beyond Plates dengan menu lokal, Chinese, dan Western spesial HUT ke-30 Ascott.
Bold flavor menjadi tren kuliner utama yang mengedepankan rasa tajam, pedas, dan rempah kuat. Simak pengaruhnya pada industri makanan saat ini.
EKSPLORASI rasa menjadi hal yang semakin digemari para pencinta kuliner di Tanah Air. Saat ini, bold flavor menjadi salah satu tren rasa kekinian yang digemari masyarakat Indonesia.
Pada kesempatan itu juga diadakan sesi percobaan hasil olah daging (food tasting session).
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Presiden menilai pendekatan teknologi sederhana yang digunakan mampu menghasilkan sistem yang efektif dan aplikatif.
Dalam konteks nasional, pemerintah menargetkan tingkat penanganan sampah mencapai 63,41 persen pada 2026.
Berbagai jenis material seperti banner, tekstil, plastik, hingga limbah organik ditampilkan dalam proses transformasinya menjadi produk fungsional.
Kini pengelolaan Bantargebang menghadapi sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
PERJUANGKAN solusi pengelolaan sampah Bali, Gubernur Wayan Koster meneken kerja sama pembangunan infrastruktur pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) bersama pemerintah pusat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved