Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sosial Tri Rismaharini mengakui terdapat kesalahan data penerima yang cukup signifikan pada beberapa program bantuan sosial.
Untuk Bantuan Pangan Non-Tunai, pada 2020, Kementerian Sosial mengalokasikan anggaran untuk 18,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Setelah dievaluasi, ternyata hanya terdapat 13,2 juta keluarga yang terverifikasi.
Begitu pula halnya dengan bansos Program Keluarga Harapan (PKH). Dari total 10 juta KPM yang ditetapkan, hanya 8,9 juta yang terverifikasi.
Ketidakakuratan data juga terjadi pada program Bantuan Sosial Tunai yang dianggarkan untuk 10 juta keluarga, namun hanya terverifikasi sebanyak 8,4 juta penerima.
Risma mengungkapkan, selisih data tersebut ditemukan setelah pihaknya melakukan perbaikan dan evaluasi data secara menyeluruh, mulai dari internal Kemensos, Himbara sebagai bank-bank penyalur dan pemerintah daerah.
"Beberapa bulan kemarin kami perbaiki dan evaluasi, hasilnya kami temukan data seperti sekarang," ujar Risma usai mengikuti rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/3).
Bahkan, ia menambahkan, selisih data masih bisa bertambah mengingat masih ada sejumlah daerah yang belum menyetorkan data hingga 100%.
Baca juga : Multi-Faktorial, Solusi Stunting Bukan Sekadar Nutrisi
Khusus di daerah-daerah terpencil, tim dari Kemensos memang harus menjemput bola untuk mempercepat pengumpulan data di lapangan.
"Upaya ini kami lakukan karena kami harus memastikan bahwa data itu harus benar-benar tepat," ucap mantan wali kota Surabaya itu.
Kendati data yang sekarang di pegang Kemensos lebih kecil dari yang ditargetkan, pemerintah memutuskan untuk tidak memotong anggaran bantuan sosial.
Kemensos diminta untuk tetap mengisi kekurangan yang ada dengan mencari keluarga-keluarga baru yang sebelumnya tidak terdaftar atau luput dari pendataan.
"Misalnya, untuk BPNT kan sudah ditetapkan 18 juta, itu akan tetap kami penuhi. Sekarangnjuga sudah banyak masuk usulan penerima baru dari daerah. Mereka masuk untuk menggantikan yang sudah meninggal atau pindah," jelas Risma.
Ia menargetkan, pembagian tiga program bansos utama yakni BPNT, PKH dan BST dapat segera dilaksanakan pada akhir Maret ini.
"Kami ingin serahkan secepatnya sehingga masyarakat bisa berbelanja sesegera mungkin," ucapnya.
Adapun, terkait proses penyaluran, semua akan dilakukan secara nontunai melalui Himbara dan PT Pos Indonesia. (OL-2)
PEMERINTAH terus mendorong percepatan transformasi digital dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) guna meningkatkan ketepatan sasaran, efisiensi, serta transparansi.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong kemandirian ekonomi masyarakat miskin.
DTSEN terbaru akan menjadi dasar utama dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler.
Cek status bansos PKH, BPNT, dan PIP April-Juni 2026. Cari tahu cara mendaftar, syarat, serta jadwal pencairan bantuan sosial di sini!
Bapanas mencatat realisasi penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng per 25 Maret telah menyentuh hingga 382.529 penerima di 24 provinsi.
Anggota Komisi VIII DPR Selly Gantina desak Kemensos satukan proses verifikasi dan penyaluran bansos untuk cegah percaloan dan dana mengendap di bank.
Kementerian Sosial menjalankan tiga fokus layanan utama, yaitu perlindungan dan jaminan sosial, rehabilitasi sosial, serta pemberdayaan sosial.
KEMENTERIAN Sosial memastikan pemulangan sekaligus penanganan lanjutan terhadap seorang WNI lanjut usia asal Tanjung Balai, Sumatra Utara, yang sebelumnya terlantar di Taiwan.
Adanya keselarasan momentum antara rencana pengalihan pengelolaan TMPNU dan agenda legislasi yang sedang disusun lembaganya.
Menurutnya, perilaku tidak disiplin mencederai semangat kerja tim dan menciptakan ketidakadilan di lingkungan kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved