Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebut pendidikan terhadap anak secara personal tidak mungkin dilakukan di sekolah. Menurutnya, guru tidak bisa mengajarkan kemampuan personal untuk anak didik satu per satu.
"Untuk bisa mencapai pendidikan yang dipersonalisasi untuk anak-anak itu dan kemudian jawabannya tidak mungkin, karena kan guru harus mengajar 20 sampai 30 murid," kata Nadiem dalam Webinar Hari Perempuan Internasional, Senin, 15 Maret 2021.
Menurut Nadiem, yang mampu menyentuh anak secara personal hanyalah orang tua. Karena itulah dia meminta orang tua untuk terus hadir memberikan pembelajaran dalam bentuk personal untuk anak-anaknya.
Artinya, orang tua bukan malah mengajarkan anak sesuai dengan buku pelajaran yang ada di sekolah. Sebab hal itu telah dilakukan oleh guru.
"Yang saya advokasikan adalah bahwa orang tua perlu melihat pendidikan dari sudut pandang yang lebih holistik," terang dia.
Baca juga : Minim Inovasi, Indonesia Sulit Lolos dari Middle Income Trap
Di sisi lain, Nadiem meminta peran lebih seorang ayah untuk mengajar anak di rumah. Sejauh ini, menurutnya, perkara mengurus anak selalu identik dibebankan pada sosok ibu.
"Si ibu yang mengurus hampir semua, dalam hal logistik rumah dan juga mereka 100 persen menangani semua isu-isu tentang sekolah juga, dan kemudian di atas itu semua kita juga perlu memikirkan tentang menjadi pengajar yang utama," kata Nadiem.
Dengan mempertimbangkan hal tersebut, dia meminta seorang ayah dapat mengambil peran pendidikan tersebut. Meskipun, kata Nadiem, peran seorang ayah juga menjadi kepala keluarga yang disibukkan oleh pekerjaan.
"Jadi harus dari para Ayah yang ikut terlibat dan juga mulai membayangkan ulang tentang Apa artinya untuk menjadi pendidik. Seorang ayah yang komit akan semua waktu untuk karir, pekerjaan" jelas Nadiem. (RO/OL-7)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
JPU menolak pledoi Sri Wahyuningsih dan Mulyatsyah dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbud. Sidang duplik dijadwalkan 27 April 2026.
Gogot menyebut harga satuan perangkat yang dibeli pemerintah sebesar Rp5,2 juta tanpa paket Chrome Device Management (CDM ).
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved