Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyarankan agar program vaksinasi tenaga kesehatan yang dilakukan Kementerian Kesehatan menggunakan data kependudukan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. KPK menekankan pentingnya program vaksinasi harus dilakukan secara akuntabel dari sisi data.
"Untuk pelaksanaan vaksinasi ke depan KPK mendorong Kemenkes menggunakan data kependudukan yang dimiliki Ditjen Dukcapil dan dikombinasikan dengan data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebagai basis untuk proses pendataan penerima vaksin covid-19," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ipi Maryati, Kamis (4/2).
Menurut KPK, data yang dipunyai Kemenkes saat ini bersumber dari Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK), Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI), dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Data itu belum terhubung dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri.
KPK menilai data Dukcapil sudah lebih rapi dan padu padan. Penggunaan data Dukcapil dalam vaksinasi akan mempercepat pendataan secara terintegrasi dan valid lantaran data berasal dari satu sumber. Ipi mengatakan saran itu sudah disampaikan KPK kepada Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kemenkominfo, Ditjen Dukcapil Kemendagri, Kemenkes, dan BPJS Kesehatan.
Baca juga : Luhut Kumpulkan Epidemiolog, Bahas PPKM Skala Mikro
"Informasi yang diterima dari Kemendagri, saat ini hanya 8% data NIK yang menunjukkan perbedaan antara alamat di KTP dengan domisili aktual," ujarnya.
Ipi mengatakan komisi antirasuah memetakan belum optimalnya program vaksinasi tenaga kesehatan saat ini disebabkan persoalan pendataan.
Dari data yang dirilis Kemenkes, sekitar 42% tenaga kesehatan sudah divaksinasi dari total target 1,5 juta. Jumlah itu memang sudah menunjukkan kemajuan lantaran KPK mencatat pekan lalu baru 25% yang mendapat vaksinasi. (OL-7)
Lonjakan pendatang baru mulai terlihat di Jakarta Selatan. Dukcapil DKI mencatat 800 warga nonpermanen masuk pasca Lebaran 2026.
Dukcapil Jakarta mencatat 34,97% pendatang ke Jakarta bertujuan mencari kerja. Mayoritas usia produktif, berpendidikan SMA ke bawah, dan menghuni kawasan padat penduduk.
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menegaskan bahwa DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
DIREKTORAT Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 5,5 juta penduduk Indonesia bercerai pada 2025.
Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II 2025 yang dihimpun, diketahui jumlah penduduk Indonesia mencapai 288.315.089 jiwa. Penduduk laki-laki memiliki jumlah lebih tinggi.
Dukcapil rilis daftar nama paling pasaran di Indonesia tahun 2026. Dari Nurhayati hingga Sutrisno, cek apakah nama Anda masuk daftar populer di sini!
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
PAPDI menekankan pentingnya vaksinasi MMR bagi orang dewasa guna mencegah penularan campak yang tinggi dan risiko komplikasi serius.
Dokter spesialis penyakit dalam ingatkan risiko komplikasi campak bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita gangguan imun. Simak penanganannya.
Epidemiolog menekankan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi sebagai langkah utama mengendalikan penyebaran campak dan mencegah risiko KLB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved