Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/11), berhasil teridentifikasi, yakni Okky Bisma. Okky tercatat dalam manifest sebagai flight attendant.
"Tim dapat identifikasi salah satu korban kecelakaan yaitu atas nama Okky Bisma," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Rusdi Hartono, di RS Polri, Senin (11/1).
Pihak Rumah Sakit Bhayangkara Polri sudah memberitahu keluarga korban, dan selanjutnya akan diserahkan.
"Kita ada proses dulu. Yang jelas keluarga korban sudah kami beritahu. Setelah nanti proses berjalan, tentunya akan kita serahkan kepada keluarga," ungkapnya.
Kepala Pusat Inafis Polri Brigjen Hudi Suryanto menambahkan pihaknya mendapatkan kecocokan antara sidik jari dari temuan tangan kanan di kantong jenazah dengan label PMJSJ006 dengan sidik jari KTP-El korban yang terekam di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil.
"Kami menemukan 12 titik kesamaan (sidik jari) dan ini cukup memastikan ini orang yang sama," kata Hudi. (Faj/OL-09)
Kemenhub menjelaskan kronologi kecelakaan pesawat pelita Air rute Long Bawan–Tarakan. Pilot Capt. Hendrick Lodewyck Adam meninggal dunia.Penyebab kecelakaan masih diselidiki
Tim Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan yang menangani kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memastikan pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT dinyatakan memenuhi persyaratan kelaikudaraan.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyampaikan penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500 belum bisa disimpulkan.
TIM SAR mendirikan tenda di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan setelah penemuan badan dan ekor pesawat ATR 42 -500
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved