Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA beberapa kelompok orang yang harus menunda untuk menerima vaksin Covid-19 karena risiko lanjutan yang masih diteliti lebih lanjut.
Hal itu ditegaskan oleh Direktur Unit Isolasi Tingkat Tinggi di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular Singapura Lim Poh Lian. Singapura sendiri menggunakan vaksin dari Pfizer-BioNTech.
"Belum ada cukup data untuk mengevaluasi keamanan vaksin Covid-19 pada kelompok orang ini," kata Lim Poh Lian dilansir dari The Strait Times, Rabu (23/12).
Mereka yang termasuk dalam daftar terlarang penerima vaksin covid-19 adalah sebagai berikut :
1. Penderita alergi berat
Penderita alergi berat biasanya merujuk pada orang-orang yang cepat merespons rangsangan tertentu seperti sengatan lebah atau pengobatan, mengalami pembengkakan di sekitar mulut, mata atau wajah, mengalami kesulitan bernapas atau mengalami penurunan tekanan darah yang serius.
Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura telah menyarankan bahwa mereka yang memiliki riwayat anafilaksis, atau reaksi alergi parah yang muncul dengan cepat, sebaiknya tidak menerima vaksin, sebagai tindakan pencegahan.
Reaksi semacam itu telah diamati di tempat lain. Misalnya, The New York Times melaporkan bahwa dua petugas kesehatan di Alaska mengalami reaksi setelah menerima vaksin Pfizer-BioNTech minggu ini. Kedua pekerja tersebut mengalami reaksi dalam 10 menit setelah vaksinasi.
Pekerja pertama yang tidak memiliki riwayat alergi mengalami reaksi anafilaksis dan mengalami ruam pada wajah dan batang tubuh, sesak napas, dan detak jantung meningkat. Dia dirawat di rumah sakit.
Pekerja kedua mengalami mata bengkak, pusing dan tenggorokan gatal - meskipun rumah sakit mengatakan reaksinya tidak dianggap anafilaksis. Dia kembali normal dalam waktu satu jam dan dipulangkan.
"Reaksi ini tidak hanya terjadi pada suntikan virus korona. Semua obat berpotensi menyebabkan alergi, atau bahkan anafilaksis, yang merupakan bentuk yang lebih serius dengan hipersensitivitas, (dan) dapat segera terjadi," kata Prof Lim.
2. Wanita hamil dan menyusui
Prof Lim mengatakan belum ada penelitian yang mengevaluasi bagaimana vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19 dapat mempengaruhi kesuburan atau anak-anak. Karena itu tingkat keamanannya masih dipertanyakan.
"Jadi, sampai datanya datang, kami mungkin akan mengatakan tunda sampai kami mendapatkan lebih banyak data, karena kami ingin melakukan ini dengan aman," jelas Prof Lim.
3. Penderita autoimun (gangguan sistem imun)
Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah serupa leukimia (kanker darah) misalnya, juga tidak boleh menerima vaksin covid-19. Demikian juga dengan pasien transplantasi organ. (H-2)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
PAPDI menekankan pentingnya vaksinasi MMR bagi orang dewasa guna mencegah penularan campak yang tinggi dan risiko komplikasi serius.
Dokter spesialis penyakit dalam ingatkan risiko komplikasi campak bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita gangguan imun. Simak penanganannya.
Epidemiolog menekankan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi sebagai langkah utama mengendalikan penyebaran campak dan mencegah risiko KLB.
Apakah hubungan intim saat hamil bisa menyebabkan pendarahan? Temukan penyebab medis, kapan harus waspada, dan tips aman berhubungan saat masa kehamilan.
Kenali penyebab pendarahan saat hamil di tiap trimester, mulai dari implantasi hingga plasenta previa, serta langkah pertolongan pertama yang tepat.
Kenali tanda bahaya kehamilan dari trimester 1 hingga pasca persalinan untuk mencegah kematian ibu. Simak panduan lengkap dan langkah preventif medis di sini.
Dosen FKG IPB University dr Ganot Sumulyo, SpOG ingatkan pentingnya deteksi dini tanda bahaya kehamilan dan pemeriksaan rutin untuk cegah kegawatdaruratan.
Kurang tidur saat hamil memicu gangguan metabolisme dalam tubuh ibu. Kondisi ini berkaitan dengan resistensi insulin dan peningkatan risiko diabetes gestasional.
Studi dari lembaga riset National Institutes of Health (NIH) menunjukkan bahwa struktur otak perempuan mengalami perubahan signifikan selama kehamilan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved