Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERANG terhadap narkotika terus digaungkan Badan Narkotika Nasional (BNN). Berbagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dilakukan termasuk membuat platform khusus yang bersifat edukasi dan partisipatif.
Deputi Pencegahan BNN Irjen Anjan Pramuka Putra mengatakan masalah narkotika tidak hanya tentang penangan tapi juga pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan paling penting pencegahan.
"Semua ini harus bersinergi bagaimana menghadapi ancaman narkotika yang meningkat," ujar Anjan dalam seminar edukasi bahaya narkotika di Jakarta, Selasa (3/12).
Anjan menegaskan saat ini arus informasi yang mudah didapat melalui media sosial sangat memengaruhi remaja kaum milenial untuk mencoba narkotika.
"Perkembangan teknologi media sosial seperti sekarang ini sangat cepat dicerna. Maka butuh aksi yang juga sesuai dengan saat ini," tegasnya.
Penggunaan gawai yang begitu masif di kalangan remaja pun menuntut BNN bertindak cepat dalam hal pencegahan. Melalui platform digital Rumah Edukasi Anti Narkoba atau Rean.id, BNN mengajak kaum milenial yang melek teknologi dan informasi lebih waspada tentang bahaya narkoba.
Baca juga: Usulan Pembubaran BNN Disebut Ide Ngawur dan Emosional
Platform tersebut berfungsi sebagai media edukasi bagi remaja Indonesia untuk berjejaring, belajar, berbagi cerita informatif dan inspiratif. Dengan demikian, remaja mampu mengekspresikan karya diri melalui konten yang mudah dipahami oleh remaja milenial maupun generasi sebelumnya seperti orang tua.
"Ini yang kami ciptakan, melakukan edukasi dari media yang paling dekat dengan generasi milenial saat ini. Kita selalu memegang gawai," imbuhnya.
Setelah diluncurkan beberapa waktu lalu, keterlibatan milenial dalam edukasi platform tersebut terlihat sangat positif.
"Sangat positif partisipasi mereka sangatbagus dengan berbagai program yang ada di sana," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Informasi dan Edukasi BNN Brigjen Purwo Cahyoko mengungkapkan dari penelitian yang dilakukan pada 2018 ancaman pengguna narkotika sudah merambah pada usia yang semakin muda. Hal tersebut dilakukan dengan mengoplos zat kimia dari berbagai obat batuk dan sakit kepala.
"Dari penelitian yang ada sejak tahun 2018 ada kencenderungan peningkatan prevalensi terhadap pengguna narkoba oleh kaum milenial remaja. Terutama anak SMP," ungkapnya.
Penyalahgunaan obat yang dioplos tersebut merupakan awal penggunaan narkotika.
"Rata-rata mereka baru coba-coba. Ketika mereka coba-coba kami berupaya menghentikan dengan kegiatan yang menyalurkan dan untuk meyakinkan mereka bisa berprestasi tanpa narkoba. Maka kami fasilitasi dengan bentuk Rean.id," pungkasnya.
Dari data yang dimiliki, terdapat enam kota besar mengalami peningkatan penyalahgunaan obat yang menjurus narkotika. Enam kota tersebut di antaranya Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Samarinda dan Yogyakarta.(OL-5)
Komunitas menyadari sepenuhnya bahwa lingkungan sosial memiliki peran yang penting dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Mantan anggota Polri Robig Zaenudin dipindahkan ke Nusakambangan karena diduga mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas Semarang.
Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan di 14 tempat kejadian perkara (TKP) pada lima kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
Majelis hakim menjatuhkan vonis kepada Ammar Zoni berupa pidana penjara tujuh tahun dan denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan.
Bareskrim Polri mengungkap perputaran dana Rp124 miliar dalam kasus TPPU jaringan narkoba ‘The Doctor’ dengan ribuan transaksi.
Laporan pengemudi ojol mengungkap peredaran narkoba dalam vape. Polisi menangkap tersangka dan menyita barang bukti.
Kedua tersangka merupakan residivis kambuhan yang tercatat sudah berulang kali masuk penjara akibat kasus serupa pada tahun 2010 dan 2022
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika jenis tembakau sintetis atau yang dikenal dengan sebutan "sinte".
Perubahan pola peredaran narkoba yang semakin canggih menuntut kewaspadaan dari semua pihak, termasuk di lingkungan pendidikan dan keluarga.
Berdasarkan informasi yang diterima dari BNN mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait penggunaan narkotika oleh WNA di sebuah penginapan, Tim Patroli Kantor Imigrasi Ngurah Rai
Petugas berhasil mengamankan MA diduga sebagai pengedar sabu beserta 11 paket narkotika siap edar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved