Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memutuskan untuk menutup sejumlah jalur pendakian di hutan konservasi, yakni Gunung Rinjani (Lombok), Gunung Guntur (Garut), dan Gunung Ijen (Banyuwangi-Bondowoso), menyusul terjadinya kebakaran hutan di area itu.
"Saya setop untuk tidak ada pendakian di Rinjani. Gunung Guntur juga (karena ) itu lebih banyak savana, termasuk kebakaran yang besar di TWA (taman wisata alam) Ijen yang dampaknya luar biasa terhadap landscape," ucap Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Wiratno seusai pemaparan acara Kehati Expo 2019, di Kantor KLHK, Jakarta, kemarin.
Menurutnya, udara panas yang sangat tinggi menjadi penyebab terbakarnya sejumlah hutan konservasi. Karena kerapatannya, imbuh Wiratno, rumput-rumput yang bergesek saja bisa menyebabkan kebakaran. KLHK mengantisipasi kondisi tidak makin parah dengan menutup sementara jalur pendakian ke sana.Pemerintah berupaya melakukan pemadaman, antara lain dengan melakukan water boombing.
Terkait dengan dampak kebakaran terhadap populasi flora dan fauna di sana, Wiratno mengaku masih mendatanya. "Mungkin reptil jenis ular bisa saja menjadi korban," ungkapnya.
Untuk jenis spesies mamalia, terang Wiratno, mereka sangat adaptif dengan suhu karena memiliki kemampuan mendeteksi potensi ancaman dan gangguan lewat instingnya.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat menunjukkan, kebakaran hutan terjadi di sembilan tempat yakni di Gunung Cikuray, Gunung Guntur, Gunung Putri, Gunung Karacak dan Gunung Haruman, serta kawasan Hutan Pamulihan, Malangbong, Banjarwangi, dan Leles.
Di Gunung Guntur, Garut, Jabar, kebakaran melanda kawasan hutan alang-alang dan pohon pinus. Petugas gabungan berupaya memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya agar tidak menjalar ke lahan hutan lainnya. (Rif/*/H-2)
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved